Fungsi Pelatihan Kerja


Dalam buku yang ditulis oleh Hutagalung (2020:2) menjelaskan
beberapa fungsi dari pelatihan terdapat dua kategori yaitu terhadap
organsiasi dan terhadap karyawan, berikut fungsi pelatihan terhadap
organisasi, antara lain :
1) Better Utilization of Resource
Salah satu fungsi dari pelatihan yaitu perusahaan dapat
memaksimlakan sumber daya yang tersedia sehingga tidak
menjadi aset yang tidak produktif yang bisa merugikan
perusahaan.
2) Less Wastage
Dalam hal ini perusahaan berusaha untu mencegah
pemborosan akan keterbatasan sumber daya, yaitu dengan
meningkatkan potensi seorang pekerja yang memiliki
keterampilan dan pelatihan yang memadai, sehingga pekerjaan
dapat dilakukan lebih efektif.
3) Increased Profitability
Dengan adanya upaya pelatihan maka akan semakin
meningkatnya kinerja karyawan dan berpengaruh pada
peningkatan laba sebuah perusahaan.
4) Increase Competitiveness
Seiring dengan peningkatan pengetahuan karyawan akan
keterampilan baru, maka akan membantu organisasi mampu
bersaing kompetitif dengan perusahaan kompetitor dan
membantu pula perusahaan untuk tetap eksis di bidang atau
pasarnya.
5) Reduce Employee Turnover
Program pelatihan dan pengembangan SDM ini
berdampak pada penurunan tingkat pergantian karyawan,
mengurangi waktu tidak produktif di mana karyawan tidak
memiliki tugas yang harus dilakukan, dan mengurangi tingkat
absensi.
6) Develops Positive Atitude
Perubahan di lingkungan kerja tidak dipungkiri pasti
akan terus berubah-ubah, maka dari itu fungsi dari pelatihan itu
senditi untuk meningkatkan moral karyawan dalam
menyesuaikan diri dengan segala perubahan lingkungan
kerjanya.