Aspek-aspek Kepuasan Kerja


Kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Dimana tolak ukur
kepuasan kerja setiap orang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai yang ada
dalam diri individu itu sendiri. Semakin banyak aspek dalam pekerjaan maka
semakin tinggi pula kepuasan kerja yang dirasakan.
Herzberg (dalam Robbins & Judge, 2018) mengemukakan beberapa aspek
kepuasan kerja antara lain:
a. Prestasi kerja
Keberhasilan karyawan menyelesaikan tugas serta mencapai prestasi
yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan karyawan dalam menghasilkan
output yang lebih baik bagi perusahaan, berkualitas, dan tepat waktu.
b. Pengakuan
Besar kecilnya penghormatan atau pengakuan dari atasan yang
diberikan kepada karyawan atas kinerjanya. Hal ini berkaitan dengan
ada atau tidaknya kemampuan atasan untuk mendengar, memahami, dan
mengakui pendapat atas hasil pekerjaan karyawan.
c. Pekerjaan itu sendiri
Besar kecilnya tantangan yang dirasakan oleh karyawan, minat terhadap
pekerjaan, perhatian terhadap keselamatan kerja, variasi di dalam
pekerjaan, pengaturan waktu kerja, dan rasa memiliki terhadap
organisasi.
d. Tanggung jawab
Besar kecilnya beban dan tanggung jawab yang diemban atau dimiliki
karyawan terhadap tugasnya. Karyawan yang diberikan tanggungjawab
yang sesuai dengan kemampuannya membuat karyawan merasa
dipercaya.
e. Promosi
Kesempatan untuk maju atau memperoleh peningkatan jabatan dalam
karir selama bekerja. Adanya kesempatan yang sama yang diliki oleh
seluruh karyawan untuk dapat memperoleh peningkatan jabatan.
f. Pengembangan potensi individu
Ada atau tidaknya kesempatan untuk memperoleh pengembangan diri
atau peningkatan kemampuan karyawan selama bekerja. Berkaitan
dengan ada atau tidaknya pelatihan maupun kegiatan yang diberikan
oleh pihak perusahaan untuk meningkatkan pengetahuan maupun
pengalaman karyawan
Aspek kepuasan kerja bisa berasal dari mana saja, dari individu itu sendiri yang
berusaha semaksimal mungkin ataupun berasal dari organisasi tempat ia bekerja
yang memberikan hak karyawan dengan baik.
Selain itu juga terdapat pendapat lain mengenai aspek kepuasan kerja
menurut Tasios dan Giannouli (2017) menyatakan bahwa ada lima aspek dalam
kepuasan kerja :
a. Sifat Pekerjaan (Work)
Sifat pekerjaan adalah sejauh mana pekerjaan itu tidak bertentangan dengan
hati nurani. Dimana pekerjaan yang dilakukan dapat dinikmati atau bisa jadi
tidak dapat dinikmati
b. Gaji (Pay)
Upah adalah bayaran yang diterima oleh karyawan sebagai imbalan
terhadap apa yang sudah dikerjakan pada perusahaan.
c. Promosi (Promotion)
Promosi adalah kesempatan untuk meningkatkan jabatan karyawan yang
diberikan oleh perusahaan.
d. Supervisi (Supervision)
Supervisi atau kepemimpinan merupakan dukungan dari atasan dalam
pekerjaan seperti pengawasan langsung terhadap kompetensi atau
memberikan bantuan teknis terkait penugasan yang diberikan.
e. Rekan Kerja (Co-workers)
Rekan kerja adalah sekelompok orang yang berada dalam satu perusahaan.
Aspek ini mengacu pada hubungan kerja sama pada rekan kerja yang
memiliki semangat, kompetensi dan mampu bekerja bersama-sama.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah jika seorang karyawan mampu
bekerja dengan baik dan juga diiringi dengan dukungan dari organisasi itu
sendiri serta gaji yang sesuai dengan tenaga yang sudah dikeluarkan dan
rekan kerja yang mampu bekerja sama dengan baik maka akan
menimbulkan rasa puas dalam melakukan suatu pekerjaan