Kinerja Keuangan


Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi pada umumnya memiliki
tujuan tertentu yang ingin dicapai dalam usaha untuk memenuhi kepentingan para
anggotanya. Keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan merupakan prestasi
manajemen. Penilaian prestasi atau kinerja suatu perusahaan diukur karena dapat
dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan baik pihak internal maupun eksternal.
Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan
suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat
diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang
mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu (Kasmir : 2016). Hal ini sangat
penting agar sumber daya digunakan secara optimal dalam menghadapi perubahan
lingkungan.
Kinerja keuangan adalah hasil keputusan berdasarkan penilaian terhadap
kemampuan perusahaan, baik dari aspek likuiditas, aktivitas, solvabilitas, dan
profabilitas yang dibuat oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap
perusahaan. Kinerja keuangan dipakai manajemen sebagai salah satu pedoman
untuk mengelola sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Kinerja keuangan
merefleksikan kinerja fundamentan perusahaan yang akan diukur dengan
menggunakan data yang berasal dari laporan keuangan. Laporan dari kinerja
keuangan dibuat untuk menggambarkan kondisi keuangan perusahaan masa lalu
dan digunakan untuk memprediksi keuangan dimasa yang akan datang,
Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan
oleh pihak manajemen agar dapat memenuhi kewajibannya terhadap para
penyandang dana dan juga untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh
perusahaan (Kasmir : 2016). Dalam menentukan pengambilan keputusan, para
stakeholder memerlukan informasi terkait dengan kinerja keuangan, posisi
perusahaan, aktivitas bisnis yang telah dilakukan, resiko, dan prospek ke depan
perusahaan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan adalah melalui tingkat
rasio profabilitas perusahaan salah satunya melalui ROA