Ratio solvabilitas atau leverage menunjukkan angka atau jumlah dana yang
tersedia oleh shareholders untuk membayarkan kepada pihak kreditur. Semakin
tinggi nilai rasio solvabilitas mendefinisikan bahwa dana yang tersedia kecil,
dimana tingkat utang entitas lebih tinggi disbanding dengan nilai aset atau
ekuitasnya, dengan kata lain beban entitas tersebut semakin besar (Zaki et al.,
2017:60).
Dengan beban yang besar, maka tentunya resiko untuk diinvestasi akan
semakin tinggi. Tetapi perusahaan bisa juga mengalihkan dana utangnya untuk
membeli aset-aset perusahaan agar dapat mendapatkan penghasilan yang lebih.
Karena beresiko, tidak semua investor berani untuk melakukan penanaman modal
pada entitas ini. Apabila banyak pemasok modal yang menamamkan modalnya
pada entitas, maka stock price akan meningkat dan sebaliknya jika jumlah
investor yang berinvestasi sedikit, maka stock price juga akan menurun
(Sigalingging, 2018:60)
