Jenis Pasar


Menurut Vegale (1997) dalam Sinaga (2012) kategori pasar sesuai dengan
karakteristiknya dibedakan menurut beberapa hal yaitu :
A. Berdasarkan Skala Transaksi/Pelayanannya:

  1. Pasar Modern
    Pasar modern merupakan pasar yang penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara
    langsung melain kan pembeli melihat label harga yang tercantum pada barang (barcode),
    berada dalam suatu bangunan dan pelayanan dilakukan secara mandiri/dilayani
    pramuniaga.
  2. Pasar Tradisional
    Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli ditandai dengan
    adanya transaksi penjual dan pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar
    menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios -kios, los dan dasaran terbuka yang dibuka
    oleh penjual maupun pengelola pasar.
    B. Berdasarkan Tipe Komoditas :
  3. Pasar khusus yaitu pasar yang menjual hanya khusus 1 jenis barang saja seperti
    pasar khusus menjual barang antik, pakaian, dan lain-lain.
  4. Pasar campuran yaitu pasar yang menjual lebih dari 1 atau 2 jenis barang seperti
    terdapat sayuran, pakaian, obat, dan lain-lain.
  5. Pasar tradisional adalah tempat untuk menjual produk kebutuhan pokok yang
    dihasilkan oleh pelaku ekonomi berskala kecil dan menengah sehingga pasar
    tradisional memiliki peranan yang cukup penting dalam penyerapan tenaga kerja
    atas masyarakat setempat (Toya,2012 dalam Asribestari,2013).