Menurut Tjiptono (2017:159) dalam kualitas pelayanan minimal memiliki lima dimensi yaitu:
- Dimensi yang dapat terlihat (tangible), dimensi yang mengukur kelengkapan sarana dan prasarana, keramahan petugas, maupun seragam kerja petugas yang rapi.
- Dimensi jaminan (assurance), dimensi kualitas pelayanan yang berhubungan dengan kemampuan perusahaan dan perilaku front-line staff dalam menanamkan rasa percaya dan keyakinan bagi para pelanggan.
- Dimensi reliability, dimensi yang mengukur keandalan,kemampuan,dan akurasi dari perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
- Dimensi responsiveness, dimensi yang mengukur kecepatan pelayan dalam melayani pelanggan.
Dimensi empathy, meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, dan memahami kebutuhan pelanggan
