Pengertian Kepemimpinan Transformasional


Dalam penelitian ini, peneliti akan berfokus pada kepemimpinan
transformasional. Namun meskipun demikian, kepemimpinan transformasional
sering dikaitkan dengan kepemimpinan transaksional. Kedua jenis kepemimpinan
tersebut didefinisikan menurut perilaku yang digunakan untuk memengaruhi para
pengikut dan dampak dari pemimpin pada para pengikut. Menurut Bass yang
dikutip oleh Yukl (2018) dengan kepemimpinan transformasional, pengikut akan
merasakan kepercayaan, kekaguman, kesetiaan dan penghormatan terhadap
pemimpin dan mereka termotivasi untuk melakukan lebih dari yang diharapkan.
Pemimpin transformasional dapat mengubah dan memotivasi para pengikut
dengan cara :
a. Membuat mereka lebih menyadari pentingnya hasil tugas.
b. Membujuk mereka untuk memprioritaskan kepentingan tim atau organisasi
dibandingkan kepentingan pribadi.
c. Mengaktifkan kebutuhan mereka yang lebih tinggi.
Sebaliknya, kepemimpinan transaksional melibatkan proses pertukaran yang
dapat menghasilkan kepatuhan pengikut akan permintaan pemimpin tetapi
mungkin tidak menghasilkan antusiasme dan komitmen terhadap tujuan tugas.
Dengan kata lain, kepemimpinan transaksional lebih menekankan pada transaksi
atau pertukaran yang terjadi antar pemimpin, rekan kerja dan bawahan.
Pertukaran ini didasarkan pada diskusi pemimpin dengan pihak terkait untuk
menentukan apa yang dibutuhkan dan apa upah atau hadiah yang akan diterima
jika bawahan mampu memenuhi syarat yang ditentukan.
Menurut Bass yang dikutip oleh Yukl (2018), kepemimpinan
transformasional dan transaksional tersebut berbeda tetapi bukan proses yang
saling meniadakan. Kepemimpinan transformasional lebih meningkatkan motivasi
dan kinerja dibandingkan dengan kepemimpinan transaksional. Dan inti dari
kepemimpinan transformasional menurut Yukl (2018) yaitu memberikan
inspirasi, mengembangkan dan memberdayakan pengikut serta membuat pengikut
tidak selalu bergantung pada pimpinan.
Beberapa ahli telah mengemukakan pendapat tentang pengertian
kepemimpinan transformasional yang antara lain disampaikan oleh Robbins dan
Judge (2015), yang mengemukakan bahwa kepemimpinan transformasional
adalah sikap para pemimpin yang menginspirasi para pengikutnya untuk
melampaui kepentingan diri mereka sendiri dan yang berkemampuan untuk
memiliki pengaruh secara mendalam dan luar biasa terhadap para pengikutnya.
Menurut Rivai, dkk (2019), kepemimpinan transformasional adalah tipe
kepemimpinan yang memadu atau memotivasi pengikut mereka dalam arah
tujuan yang ditegakkan dengan memperjelas peran dan tuntutan tugas.
Purnomo dan Saragih (2016) berpendapat bahwa kepemimpinan
transformasional adalah gaya kepemimpinan yang dimaksudkan oleh pemimpin
sebagai proses untuk mengubah dan mentransformasikan individu agar mau
berubah dan meningkatkan dirinya, yang didalamnya melibatkan motif dan
pemenuhan kebutuhan serta penghargaan terhadap para bawahan.
Dari beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa
kepemimpinan transformasional merupakan sikap dari pemimpin yang
menginspirasi para pengikutnya dan mampu membuat bawahannya mengikuti
perintahnya dengan memperjelas peran dan tuntutan tugas sebagai proses untuk
mengubah dan mentransformasikan diri mereka melampaui kepentingan mereka
sendiri.