Teori Stakeholder


Stakeholder theory merupakan salah satu teori utama yang banyak
digunakan untuk mendasari penelitian tentang sustainability report. Teori
stakeholder pada dasarnya adalah sebuah teori yang menggambarkan kepada pihak
mana saja perusahaan bertanggung jawab (Freeman, 2001) . Salah satu pendukung
teori ini adalah (Donaldson dan Preston,1995) yang berpendapat bahwa stakeholder
theory memperluas tanggungjawab organisasi kepada seluruh pemangku
kepentingan tidak hanya kepada investor atau pemilik.
Stakeholder dapat dibagi menjadi dua berdasarkan karakteristiknya yaitu
stakeholder primer dan stakeholder sekunder (Clarkson, 1995). Stakeholder primer
adalah seorang atau kelompok yang tanpanya perusahaan tidak dapat bertahan
going concern, meliputi : shareholder dan investor, karyawan, konsumen dan
pemasok, bersama dengan didefinisikan sebagai kelompok stakeholder publik,
yaitu : pemerintah dan komunitas. Kelompok stakeholder sekunder didefinisikan
sebagai mereka yang mempengaruhi, atau dipengaruhi perusahaan, namun tidak
berhubungan dengan transaksi dengan perusahaan dan tidak esensial
kelangsungannya.
Perusahaan harus menjaga hubungan dengan para pemangku kepentingan
dengan mengakomodasi keinginan dan kebutuhan yang ada, terutama para
pemangku kepentingan yang mempunyai kekuatan terhadap ketersediaan sumber
daya yang digunakan untuk aktivitas operasional perusahaan, seperti tenaga kerja,
pelanggan dan pemilik (Ghozali dan Chariri, 2007). Oleh karena itu, kelangsungan
hidup organisasi bergantung pada dukungan para pemangku kepentingan. Salah
satu strategi untuk menjaga hubungan dengan para pemangku kepentingan
perusahaan adalah dengan mengungkapkan sustainability report yang meliputi
aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Pengungkapan sustainability report
diharapkan dapat memenuhi keinginan dari para pemangku kepentingan sehingga
akan menghasilkan hubungann yang harmonis antara perusahaan dengan para
pemangku kepentingan dan dapat mencapai keberlanjutan dimasa akan datang
(Tarigan dan Semuel,2014).
Dari beberapa penyaji teori stakeholder dapat diberikan kesimpulan yaitu
stakeholder teori merupakan suatu teori yang mempertimbangkan kepentingan
kelompok stakeholder yang dapat memengaruhi strategi perusahaan. Pertimbangan
tersebut mempunyai kekuatan karena stakeholder adalah bagian perusahaan yang
memiliki pengaruh dalam pemakaian sumber ekonomi yang digunakan dalam
aktivitas perusahaan. Strategi stakeholder bukan hanya kinerja dalam finansial
namun juga kinerja sosial yang diterapkan oleh perusahaan. Corporate Sosial
Responsibility merupakan strategi perusahaan untuk memuaskan keinginan para
stakeholder, makin baik pengungkapan Corporate Sosial Responsibility yang
dilakukan perusahaan maka stakeholder akan makin terpuaskan dan akan
memberikan dukungan penuh kepada perusahaan atas segala aktivitasnya yang
bertujuan menaikkan kinerja dan mencapai laba