Menurut Anari, (2012) dalam Weihui fu (2020:136) kepuasan kerja adalah
kepuasan yang dirasakan karyawan dalam keseluruhan meliputi dalam fisik,
emosional dan juga semua aspek pekerjaan.
Menurut Moorman (1993) dalam Villajos (2019:03) kepuasan kerja sebagai
respon emosional positif terhadap pekerjaan seseorang secara menyeluruh. Adapun
menurut Ali et al., (2021:53) kepuasan kerja adalah didalam bidang organisasi yang
banyak mempelajari tentang perilaku kerja.
Menurut Celluci (2012) dalam Weihui fu (2020:138) kepuasan kerja, dapat
diukur melalui indikator :
- Pemikiran untuk bertahan di tempat kerja yaitu sebuah pemikiran
karyawan untuk bertahan sebagai bentuk kenyamanan di tempat kerja. - Kepuasan terhadap aktivitas pekerjaan yaitu sebagai kepuasan terhadap
apa yang dikerjakan selama di tempat kerja. - Kepuasan terhadap pekerjaan keseluruhan yaitu puas akan apa yang
karyawan dapatkan di tempat pekerjaan tersebut.
Adapun Menurut Ali et al., (2021:53) kepuasan kerja dapat diukur melalui
indicator : - Motivasi yaitu dorongan semangat yang diberikan kepada para
karyawan. - Insentif yaitu sebagai tambahan gaji yang diberikan perusahaan oleh
karyawan.
