Desain produk adalah totalitas keistemewaan yang mempengaruhi
penampilan dan fungsi suatu produk dari segi kebutuhan pelanggan.
Kotler dan Keller (2012:332) “Design is the totality of features that
affect how a product looks, feels, a functions to a consumer”. Desain
yang baik bagi perusahan merujuk pada kemudahan dalam pembuatan
dan disrtribusi. Sedangkan bagi konsumen, desain yang baik adalah
produk yang indah atau bagus untuk dilihat, dipasang, digunakan, da
dibuang.
Menurut Rusli (2014:12) Desain Produk merupakan dari
perencanaan, dimana produk yang akan dibuat itu diriset terlebih
dahulu, kemudian didesain agar produk tersebut dapat memenuhi
harapan konsumen di satu pihak dan kemampuan di pihak lain.
Dengan semakin ketatnya persaingan, desain akan menjadi salah
satu cara yang paling ampuh untuk mendiferensiasikan dan
memposisikan produk dan jasa perusahaan. Semua hal-hal yang telah
disebutkan merupakan parameter-parameter desain. Semuanya
menegaskan betapa sukarnya tugas mendesain produk dengan segala
keterbatasannya. Seorang desainer harus memahami berapa yang harus
diinvestasikan dalam pengembangan ciri, kinerja, daya tahan,
kemudahan perbaikan, model dan sebagainya.
Masalah desain dari suatu produk telah menjadi salah satu faktor
yang perlu mendapatkan perhatian serius dari manajemen khususnya
team pengembangan produk baru, karena sasaran konsumen yang dituju
tidak sedikit yang mulai mempersoalkan masalah desain suatu produk
yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
Desain produk dapat berupa peningkatan maupun penyederhanaan.
Peningkatan pada desain produk berupa penambahan fungsi dan
kegunaan dari suatu produk. Sedangkan penyederhanaan desain produk
bertujuan agar pemakaian suatu produk menjadi semakin mudah.
Menurut Render (2016:212) menyatakan desain produk merupakan
strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan
arus kas, dinamika pasar, siklus hidup produk dan kemampuan
organisasi. Sedangkan menurut Bagas Prastyowibowo (2015:5)
menyatakan bahwa Desain Produk merupakan salah satu unsur yang
berguna untuk memajukan industri agar hasil industri produk tersebut
dapat diterima oleh masyarakat, karena produk yang mereka dapatkan
mempunyai kualitas baik, harga terjangkau, desain yang menarik,
mendapatkan jaminan dan sebagainya. Menurut Hadjadinata (2012:18)
menyatakan bahwa Desain Produk berhubungan dengan perencanaan
dan penampilan dari produk tersebut. Sedangkan desain mengenai
fungsi berhubungan dengan bagaimana produk tersebut dapat
digunakan.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, desain produk adalah
rancangan dari suatu produk yang akan diproduksi yang berorientasi
pada kebutuhan dan harapan pelanggan dengan menerjemahkan
persyaratan permintaan ke dalam bentuk yang sesuai untuk produksi
atau permintaan.
Desain produk baru merupakan hal yang penting sekali bagi
kelangsungan hidup perusahaan. Sementara beberapa perusahaan
mengalami perubahan produk, sebagian besar perusahaan harus secara
continous memperbaiki produk mereka. Dalam industri yang bersifat
“berubah cepat” (fast changing industries), pengenalan produk baru
merupakan suatu cara hidup (way of life), dan pendekatan yang sangat
canggih telah dikembangkan untuk memperkenalkan produk-produk
baru.
Desain jarang berperan sebagai satu-satunya penanggung jawab
dari fungsi operasi, tetapi operasi sangat dipengaruhi oleh pengenalan
produk baru dan sebaliknya. Operasi mempunyai posisi sebagai
“penerima akhir” dari pengenalan produk baru. Keputusan tentang
produk sangat mempengaruhi bidang pengambilan keputusan operasi.
Sehingga keputusan operasi harus dikoordinasikan secara teliti dengan
operasi untuk memastikan bahwa operasi diintegrasikan dengan desain
produk. Melalui kerja sama yang teliti antara operasi dan pemasaran,
strategi pasar dan produk dapat diintegrasikan dengan keputusan
tentang proses, kapasitas, tenaga kerja dan kualitas
