Pendekatan Apa yang dilibatkan?
Teori Beralas: Para peneliti mengumpulkan data yang kaya tentang topik yang menarik dan mengembangkan teori secara induktif.
Etnografi: Peneliti membenamkan diri dalam kelompok atau organisasi untuk memahami budaya mereka.
Tindakan Penelitian: Para peneliti dan peserta secara kolaboratif menghubungkan teori dengan praktik untuk mendorong perubahan sosial.
Penelitian Fenomenologis: Para peneliti menyelidiki suatu fenomena atau peristiwa dengan menggambarkan dan menafsirkan pengalaman hidup para partisipan.
Peneliti Naratif: Peneliti memeriksa bagaimana cerita diceritakan untuk memahami bagaimana peserta memahami dan memahami pengalaman mereka.
Metode Penelitian Kualitatif
Setiap pendekatan penelitian melibatkan penggunaan satu atau lebih metode pengumpulan data. Ini adalah beberapa metode kualitatif yang paling umum:
Pengamatan: merekam apa yang telah Anda lihat, dengar, atau temui dalam catatan lapangan yang terperinci.
Wawancara: secara pribadi mengajukan pertanyaan kepada orang-orang dalam percakapan satu lawan satu.
Kelompok fokus: mengajukan pertanyaan dan menghasilkan diskusi di antara sekelompok orang.
Survei: mendistribusikan kuesioner dengan pertanyaan terbuka.
Penelitian sekunder: mengumpulkan data yang ada dalam bentuk teks, gambar, rekaman audio atau video, dll.
Contoh Penelitian
Untuk meneliti budaya perusahaan teknologi besar, Anda memutuskan untuk mengambil pendekatan etnografi. Anda bekerja di perusahaan selama beberapa bulan dan menggunakan berbagai metode untuk mengumpulkan data:
Anda membuat catatan lapangan dengan pengamatan dan merefleksikan pengalaman Anda sendiri tentang budaya perusahaan.
Anda mendistribusikan survei terbuka kepada karyawan di semua kantor perusahaan melalui email untuk mengetahui apakah budaya bervariasi di seluruh lokasi.
Anda melakukan wawancara mendalam dengan karyawan di kantor Anda untuk mempelajari tentang pengalaman dan perspektif mereka secara lebih rinci.
Peneliti kualitatif sering menganggap diri mereka “instrumen” dalam penelitian karena semua pengamatan, interpretasi, dan analisis disaring melalui lensa pribadi mereka sendiri.
Untuk alasan ini, ketika menulis metodologi Anda untuk penelitian kualitatif, penting untuk merenungkan pendekatan Anda dan menjelaskan dengan seksama pilihan yang Anda buat dalam mengumpulkan dan menganalisis data.
