Hans Hananto Andreas (2017) menjelaskan tujuan dan manfaat dari
konservatisme akuntansi sebagai berikut :
“Tujuan dari penggunaan konsep konservatisme adalah untuk menetralisir
optimisme para usahawan yang terlalu berlebihan dalam melaporkan hasil
usahanya. Penerapan konsep konservatisme akan menghasilkan laba yang
berfluktuatif, dimana laba yang berfluktuatif akan mengurangi daya
prediksi laba untuk memprediksi aliran kas pada masa depan.”
Resti Purnamasari (2018) menjelaskan manfaat dari penerapan konsep
konservatisme akuntansi sebagai berikut :
“Manfaat dari diterapkannya prinsip konservatisme seperti, untuk
mengurangi ajak, menghasilkan laba yang berkualitas, meminimalisir
tindakan manajemen laba, mengurangi biaya litigasi, mengatasi kesulitan
keuangan dan mengurangi konflik Bondholders-shareholders…
