Ratnadi (2016) menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis dari
konservatisme akuntansi sebagai berikut :
- Unconditional Conservatism
“Unconditional Conservatism tidak bergantung pada berita (ex ante).
Nilai buku aktiva bersih di neraca disajikan lebih rendah karena
kriteria pengakuan lebih ketat dan pengukurannya menggunakan
metode akuntansi spesifik.” - Conditional Conservatism
“Conditional Conservatism adalah bergantung pada berita (ex post)
dan memiliki pengaruh pada laporan laba rugi. Sebagai contoh, jika
kondisi tidak menguntungkan nilai buku aset akan dihapuskan. Akan
tetapi apabila menguntungkan, tidak boleh melakukan hal yang
sebaliknya.”
Chan (2009) dalam Enni Savitri (2016) menyebutkan jenis-jenis dari
konservatisme akuntansi sebagai berikut :
“Konservatisme umumnya dipahami dalam 2 jenis konservatisme.
Pembedaan akan dua jenis konservatisme, yang pertama kali adalah
konservatisme yang diidentifikasikan sebagai konservatisme ex ante
(unconditional) dan konservatisme ex post (conditional)”
Savitri (2016) dalam Sari (2018) menyebutkan dan menjelaskan mengenai
jenis-jenis konservatisme akuntansi sebagai berikut :
“Conditional konservatisme adalah konservatisme yang berdasarkan
kondisi pasar, terkait dengan earnings dan bergantung pada berita (news
dependent). Unconditional konservatisme berarti konservatisme yang
berdasarkan akuntansi, terkait dengan neraca, dan tidak terkait atau
bergantung pada terdapatnya berita (baik atau buruk).”
