Menurut Apenes Solem (2016:334) berpendapat bahwa Loyalitas merek adalah niat
untuk tetap setia dan kesediaan untuk merekomendasikan merek kepada orang lain.
Jadi, ketika pelanggan menyadari bahwa patronase pelanggan adalah pilihan yang
baik dan bahwa merek tersebut menawarkan solusi yang baik, kemungkinan besar
pelanggan berniat untuk tetap setia kepada merek tersebut di masa mendatang.
Pelanggan juga lebih bersedia untuk merekomendasikan merek tersebut kepada
orang lain. Menurut Fernandes & Moreira (2019:274) Loyalitas merek adalah
kekuatan pendorong keunggulan kompetitif, karena membantu perusahaan
mengembangkan hubungan jangka panjang dengan konsumen. Loyalitas merek
adalah kekuatan merek yang diperoleh dari waktu ke waktu melalui niat baik dan
pengenalan nama yang mengarah pada peningkatan penjualan dan margin
keuntungan (Mabkhot et al., 2016:89).
Menurut Fernandes & Moreira (2019:274) Loyalitas merek didefinisikan sebagai
komitmen yang dipegang teguh untuk membeli kembali atau melindungi produk
atau layanan yang disukai secara konsisten di masa depan, meskipun pengaruh
situasional dan upaya pemasaran berpotensi menyebabkan peralihan perilaku.
Loyalitas umumnya diakui dalam literatur sebagai konstruksi dimensi
dikategorikan sebagai perilaku, sikap atau kombinasi keduanya (Fernandes &
Moreira, 2019:274). Selama beberapa dekade, para peneliti telah
mempertimbangkan persepsi kualitas, biaya peralihan dan terutama kepuasan yang
mendasar bagi loyalitas merek (Fernandes & Moreira, 2019:274).
Menurut Apenes Solem (2016:342) indikator loyalitas merek adalah sebagai berikut
:
a. Komitmen pelanggan terhadap merek
Terkait sejauh mana pelanggan memiliki komitmen untuk selalu
menggunakan produk merek tertentu.
b. Merekomendasikan merek kepada orang lain.
Komunikasi secara lisan terkait pengalaman pelanggan mengenai merek
kepada orang lain dengan harapan orang tersebut mau mengikutinya.
c. Membeli kembali merek yang sama di masa yang akan datang.
Perilaku pelanggan akan membeli kembali merek yang sama di masa
yang akan datang karena merasa puas terhadap suatu merek.
22
Menurut Rather et al. (2018:12) indikator loyalitas merek adalah sebagai berikut :
d. Mengatakan hal-hal positif tentang merek kepada orang lain.
Sikap pelanggan yang selalu membicarakan keunggulan produk merek
tertentu kepada orang lain, bila ada suatu kekurangan tentang produk
merek tertentu pelanggan tidak akan menjatuhkan produk merek
tertentu.
e. Pelanggan setia merek.
Pelanggan yang selalu menggunakan dan akan tetap memilih produk
merek tertentu.
f. Menjaga hubungan dengan merek.
Terkait sejauh mana hubungan emosional antara pelanggan dan produk
merek tertentu.
Dalam penelitian ini indikator yang digunakan adalah indikator menurut Apenes
Solem (2016:342)
