Dalam investasi, ada sebagian risiko yang bisa dihilangkan dengan
diversifikasi risiko tidak sistematis, oleh karena itu hanya risiko yang tidak
bisa hilang karena diversifikasilah yang menjadi relevan dalam perhitungan
risiko, yaitu dapat dihitung dengan beta risiko sistematis. Pengertian beta
menurut Horne and Machowicz (2005) adalah beta mengukur sensitivitas
pengembalian saham terhadap perubahan dalam pengembalian portofolio
pasar. Sedangkan menurut Jogianto (2008) beta merupakan pengukur risiko
sistematis dari suatu sekuritas atau portofolio relatip terhadap risiko pasar
beta. Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa beta merupakan
ukuran risiko yang berasal dari hubungan antara tingkat keuntungan suatu
saham dengan pasar. Risiko ini berasal dari beberapa faktor fundamental
perusahaan dan faktor karakteristik pasar tentang saham perusahaan
tersebut
