Current Ratio (CR) merupakan rasio untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera
jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan (Kasmir, 2016:134). Semakin
besar CR maka semakin besar pula kemampuan perusahaan dalam
mendayagunakan aktiva lancar. Likuiditas sektor manufaktur yang menurun
menunjukkan bahwa kemampuan aktiva lancar perusahaan dalam menjamin hutang
jangka pendeknya mengalami penurunan. CR yang rendah menunjukkan likuiditas
perusahaan tersebut rendah, sehingga dapat mengurangi minat masyarakat untuk
menanamkan investasi pada p-rusahaan tersebut sehingga akan berdampak negatif
terhadap harga saham. Untuk itu dalam penelitian ini CR dianggap berpengaruh
positif terhadap return saham. Hal ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan
Widiyanti dan Dianita (2012) dan Budialim (2013) yang menyatakan bahwa CR
berpengaruh positif terhadap return saham
