Orientasi terhadap kompetitor berarti bahwa penting untuk produsen
untuk memahami kelebihan dan kekurangan jangka pendek dan jangka
panjang dari kompetitor di masa sekarang dan masa depan menurut AbdulHalim et al., (2019). Langkah kompetitor haruslah terdeteksi dan diantisipasi
sehingga organisasi sendiri dapat memberi respons yang sesuai agar
organisasi tersebut berhasil. Beberapa studi mengatakan bahwa perusahaan
yang berorientasi kompetitor, yang terus mengawasi perkembangan terhadap
lawan, yang mendapatkan kesempatan dengan membuat produk dan program
marketing yang berbeda dari kompetitor – kompetitornya menurut Workman
Jr. & Im (2004) atau dengan mengadopsi pendekatan ‘terlambat tetapi lebih
baik’ yang efektif’ demikian penuturan Frambach et al., (2003).
UKM yang dapat menerapkan orientasi pasar sebagai salah satu dasar
organisasi atau perusahaannya juga dapat menerapkan inovasi pada organisasi
atau perusahaannya, dikarenakan untuk menangani Orientasi pasar yang
dinamis, tindakan paling tepat yang dapat dilakukan adalah melakukan
inovasi berupa produk, jasa, atau pemikiran baru sebagai respons terhadap
tren pasar dan permintaan konsumen yang ada.
