Istilah motivasi berasal dari kata latin “movere” yang sama dengan
“move” (dalam bahasa Inggris) yang berarti mendorong. Motivasi
adalah proses psikologis yang muncul dari faktor internal dan eksternal.
Melalui motivasi kerja, seseorang dapat sepenuhnya menggunakan
pekerjaannya dan mencapai tujuan perusahaan. Motivasi harus dari
manajer ke bawahan dan untuk itu manajer harus mengetahui motif dan
motivasi yang diinginkan oleh karyawan.
Motivasi merupakan salah satu hal yang mempengaruhi perilaku
manusia. Motivasi juga dikenal sebagai penggerak dukungan atau
kebutuhan yang dapat merangsang dan mendorong seseorang untuk
melaksanakan motivasinya sendiri sehingga dapat bertindak dengan
cara tertentu yang mengarah ke arah yang diinginkan. Motivasi berperan
sebagai pendorong bagi karyawan untuk berkomitmen pada tujuan
perusahaan yang baik.
Menurut Husaini Usman (2011) “Motivasi adalah keinginan atau
kebutuhan di belakang seseorang untuk mendorong mereka bekerja.”
Bangun, (2012) Motivasi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang
bertujuan untuk membuat orang lain berperilaku teratur. Motivasi
adalah tugas manajer untuk mempengaruhi orang lain (karyawan) di
perusahaan. Dari beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa motivasi
adalah dorongan internal atau eksternal untuk bertindak seorang
individu yang mengarah pada tindakannya mencapai suatu tujuan.
Menurut Sastrohadiwiryo (2013:119) Motivasi dapat diartikan
sebagai keadaan pikiran dan sikap mental seseorang yang memberi
energi, mendorong tindakan (gerakan), dan mengarahkan atau
menyalurkan perilaku untuk memenuhi kebutuhan yang mendatangkan
kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan.
