Green Compensation


Penerapan GHRM mampu memberikan motivasi karyawan dengan
meningkatkan komitmen dan nilai perilaku ramah lingkungan pada perusahaan
yang memuat pemberian apresiasi untuk inisiatif ramah lingkungan (Le & Tham,
2024). Peningkatan kinerja lingkungan perusahaan dapat meningkatkan kinerja
ekonomi perusahaan (Mousa & Othman, 2020, dalam Mensah et al., 2023).
Penghargaan maupun kompensasi menjadi suatu motivasi untuk menciptakan
keinginan dalam menyelesaikan tugas agar mendapatkan penghargaan (Shafaei et
la., 2020, dalam Meng et al., 2023). Dengan perusahaan memberi penghargaan
kepada SDM dengan dasar metrik kinerja lingkungan, maka perusahaan juga
mendapatkan dukungan untuk upaya lingkungan yang dilakukan.
Prioritas utama dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan yaitu
menerapkan green standard dan predictor (Tang et al., 2018; Guerci et al., 2016,
dalam Mensah et al., 2023) dengan menetapkan green target untuk semua pekerja
agar sustainability menjadi aksi nyata para pekerja (Siyambalapitiya et al., 2018;
Guerci et al., 2015, dalam Mensah et al., 2023). Perusahaan memberikan
penghargaan kepada karyawan dengan basis metrik kinerja lingkungan (Mensah et
al., 2023).
Keuntungan yang didapatkan berupa green pay yang cukup untuk
mendukung dedikasi karyawan terhadap green aims (Merriman & Sen, 2012, dalam
Mensah et al., 2023). Green compensation menjadi katalisator untuk green
processes and practices (Shafaei et al., 2020; Saeed et al., 2019, dalam Meng et al.,
2023). Adanya penghargaan membuat karyawan merasa dihargai atas kerja mereka
(Meng et al., 2023). Green compensation and reward menjadi alat ampuh dalam
mendukung aktivitas environmental management dalam organisasi (Yusoff et al.,
2020, dalam Meng et al., 2023)