Richard L. Weaver II dalam (Amri, dkk 2022 hal :70) mengemukakan
karakteristik-karakteristik komunikasi yaitu:
- Melibatkan paling sedikit dua orang
Komunikasi antarpribadi melibatkan paling sedikit dua orang. Menurut
Weaver, apabila kita mendefinisikan komunikasi antarpribadi dalam arti
jumlah orang yang terlibat, haruslah diingat bahwa komunikasi antarpribadi
sebetulnya terjadi antara dua orang yang merupakan bagian dari kelompok
yang lebih besar. Apabila dua orang dalam kelompok yang lebih besar sepakat
mengenai hal tertentu atau sesuatu, maka kedua orang itu nyata-nyata terlibat
dalam komunikasi antarpribadi; - Adanya umpan balik atau feedback
Komunikasi antarpribadi melibatkan umpan balik. Umpan balik merupakan
pesan yang dikirim kembali oleh penerima kepada pembicara. Dalam
komunikasi antarpribadi hamper selalu melibatkan umpan balik langsung.
Sering kali bersifat segera, nyata, dan berkesinambungan; - Tidak harus tatap muka
Komunikasi antarpribadi tidak harus tatap muka. Bagi komunikasi
antarpribadi, yang sudah terbentuk, adanya saling pengertian antara dua
individu, kehadiran fisik tidak terlalu penting. Misalnya, interaksi antara dua
rekan kerja, bisa melalui telepon, e-mail, dan media lainnya. Namunmenurut
Weaver bentuk ideal suatu komunikasi tetap dengan adanya kehadiran secara
fisik dalam berinteraksi secara antarpribadi, walaupun tanpa kehadiran fisik
masih dimungkinkan; - Menghasilkan beberapa pengaruh atau effect
Untuk dianggap sebagai komunikasi antarpribadi yang benar, maka sebuah
pesan harus menghasilkan atau memiliki efek atau pengaruh. Efek atau
pengaruh itu tidak harus segera dan nyata, tetapi harus terjadi; - Pesan dikirim dan diterima dalam bentuk verbal maupun nonverbal
Untuk meningkatkan keefektifan komunikasi antarpribadi, peserta
komunikasi berupaya saling meyakinkan dengan mengoptimalkan penggunaan
pesan verbal maupun nonverbal secara bersamaan, saling mengisi, saling
memperkuat sesuai tujuan.
