Uji Heteroskedastisitas


Uji Heteroskedastisitas menentukan apakah residual atau pengamatan
memiliki varian yang tidak merata dibandingkan dengan pengamatan lainnya.
Penyimpangan heteroskedastisitas menurut Sugiyono (2020), heteroskedastisitas
menunjukkan bahwa variansi variabel model tidak konstan (Sahir, 2021). Pengujian
heteroskedastisitas dilakukan dengan menggunakan uji Glejser yang melibatkan
regresi nilai absolut residual terhadap variabel independen perlu dilakukan nilai
absolut residual terhadap variabel independen. Sebagai dasar untuk membuat
penilaian, probabilitas dievaluasi dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Jika nilai signifikansi atau nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 maka
hipotesis diterima karena data tidak memiliki heteroskedastisitas.
2) Jika nilai signifikansi atau probabilitas lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis
ditolak karena terjadi heteroskedastisitas pada data.