Return On Equity (ROE)


Profitabilitas modal sendiri, sering dikenal sebagai Return On Equity (ROE),
adalah rasio yang digunakan untuk mengevaluasi laba bersih (setelah pajak) yang
dihasilkan oleh modal sendiri. Efisiensi penggunaan modal perusahaan ditunjukkan
oleh rasio ini. Kinerja perusahaan meningkat dengan Return On Equity (ROE) yang
lebih tinggi. Hal ini menggambarkan seberapa kuat pemilik perusahaan sebaliknya,
Return On Equity (ROE) yang lebih rendah menunjukkan posisi yang lebih lemah
(Kasmir, 2022). Menurut Hanafi & Halim (2018) Return On Equity (ROE) ialah
adalah metrik penting bagi investor karena menunjukkan seberapa baik modal
pemegang saham digunakan untuk menghasilkan laba Return On Equity (ROE)
yang lebih tinggi menunjukkan kinerja yang lebih baik, yang didefinisikan sebagai
laba yang lebih tinggi dengan investasi yang lebih rendah. Return On Equity (ROE)
dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk margin laba, perputaran aset, dan
tingkat utang. Menurut Mardiyanto (2009) Return On Equity (ROE) yang lebih
besar menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan modal sendiri secara lebih
produktif. Perusahaan menggunakan modalnya secara lebih efektif untuk
menghasilkan laba bagi pemegang saham. Saham dengan laba bersih atas ekuitas,
Return On Equity (ROE) yang tinggi akan menarik minat investor, yang akan
meningkatkan permintaan atas saham tersebut dan pada akhirnya menaikkan harga
saham per lembar.