Menurut Harahap, ratio solvabilitas ialah rasio yang digunakan dalam
menilai jumlah perbandingan liabilitas dan ekuitas perusahaan dalam rangka
menjalankan aktivitas operasional (Sigalingging, 2018:60). Adapaun pengertian
leverage ratio yang diungkapkan oleh (Zaki et al., 2017:59) yaitu ilustrasi kinerja
perusahaan dalam memanfaatkan aktiva yang mengandung fixed assets fund untuk
meningkatkan pendapatan yang diperoleh pemilik perusahaan.
Menurut (Saprudin, 2019:21) rasio solvabilitas yaitu suatu ratio yang dapat
mencerminkan kesangguupan suatu entitas dalam melunaskan semua utangutangnya. (Savitri & Oetomo, 2016:2) mendefinisikan leverage ratio sebagai rasio
yang diterapkan untuk menghitung proporsi antara setoran modal pribadi atau
shareholders’ equity dan pinjaman dari kreditor.
Leverage menurut (Sartono, 2016:257) adalah pemanfaatan aset dan source
of funds bagi entitas yang mempunyai fixed asset funds untuk memperbesar
tingkat keuntungan potensial bagi para pemegang saham.
Berdasarkan definisi yang disampaikan peneliti lain di atas, dapat
dirangkum oleh peneliti bahwa rasio leverage adalah rasio yamg digunakan oleh
entitas dalam menghitung kesanggupan entitas untuk melunasi segala utangutangnya. Maka semakin tinggi nilai leverage semakin baik, karena tingginya
nilai leverage berarti bahwa semakin mampu entitas membayar kewajibankewajibannya.
(Hery, 2017:13-14) merumskan beberapa manfaat serta tujuan rasio
solvabilitas, yakni:
- Mengetahui nilai total liabilitas entitas terhadap kreditur, terutama
apabila dibandingkan dengan total harta atau ekuitas yang dimiliki
entitas. - Mengetahui nilai liabilitas jangka panjang entitas pada total modal yang
dimiliki entitas. - Mengukur kesanggupan harta entitas dalam menutupi semua liabilitas,
termasuk pembayaran angsuran pinjaman dan bunganya. - Mengukur kemampuan entitas dlam melunasi bunga pinjaman.
- Mengukur kemampuan entitas dalam menutupi seluruh liabilitas.
Adapun beberapa rumus dalam menganalisis tingkat leverage, yakni
(Prihadi, 2019:228-231): - Debt-to Total Capital
Yaitu perbandingan antara seluruh kewajiban baik lancar maupun tidak
lancar terhadap seluruh sumber dana atau gabungan kewajiban dengan
modal pribadi. - Long-Term Debt to Total Capital
Yaitu proporsi antara kewajiban jangka panjang dan seluruh sumber
dana (capital). - Times Interest Earned/TIE
Yaitu rasio yang menganalisa seberapa banyak laba yang dipakai dalam
membayar beban bunganya.
