Penelitian kualitatif menghasilkan data berbasis teks yang sebagian besar tidak terstruktur. Data tekstual ini dapat berupa transkrip wawancara, catatan observasi, entri buku harian, atau catatan medis dan keperawatan. Dalam beberapa kasus, data kualitatif juga dapat mencakup tampilan gambar, klip audio atau video (misalnya rekaman audio dan visual pasien, film radiologi, dan video operasi), atau materi multimedia lainnya. Analisis data merupakan bagian dari penelitian kualitatif yang paling membedakannya dari metode penelitian kuantitatif. Ini bukan latihan teknis seperti dalam metode kuantitatif, tetapi lebih merupakan proses penalaran induktif, pemikiran, dan teori yang dinamis, intuitif, dan kreatif.5 Berbeda dengan penelitian kuantitatif, yang menggunakan metode statistik, penelitian kualitatif berfokus pada eksplorasi nilai, makna, keyakinan, pikiran, pengalaman, dan perasaan yang menjadi ciri khas fenomena yang diselidiki.6 Analisis data dalam penelitian kualitatif didefinisikan sebagai proses pencarian dan pengaturan sistematis transkrip wawancara, catatan observasi, atau materi non-tekstual lainnya yang dikumpulkan peneliti untuk meningkatkan pemahaman tentang fenomena tersebut.7 Proses analisis data kualitatif terutama melibatkan pengkodean atau pengkategorian data. Pada dasarnya, ini melibatkan pemahaman sejumlah besar data dengan mengurangi volume informasi mentah, diikuti dengan mengidentifikasi pola yang signifikan, dan akhirnya menarik makna dari data dan kemudian membangun rantai bukti yang logis.
