Pengaruh Moral Reasoning terhadap Intensi Whistleblowing

      Salah satu faktor yang mempengaruhi whistleblowing adalah moral reasoning. Moral Reasoning adalah proses yang dialami oleh individu untuk menentukan benar salah suatu tindakan. Terdapat tiga kerangka level moral reasoning yang dikemukakan oleh Kohlberg. Dari kerangka tersebut diketahui bahwa semakin tinggi moral reasoning yang dimiliki seseorang, semakin tinggi pula kesadaran moral seseorang itu. Individu yang telah menerima prinsip-prinsip moralitas akan mendasarkan tindakannya pada aturan yang berlaku. Dari penjelasan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin tinggi moral reasoning auditor maka auditor akan menjalankan tugas sesuai dengan kode etik dan aturan yang berlaku. Saat dihadapkan pada dilema akan melakukan whistleblowing atau tidak auditor akan cenderung melakukan whistleblowing.