Pada dasarnya banyak indikator yang mempengaruhi tingkat
kedisplinan karyawan suatu organisasi di antaranya yaitu (Hasibuan,
2017):
1) Tujuan dan kemampuan
Tujuan dan kemampuan ikut mempengaruhi tingkat
kedisiplinan karyawan.
2) Teladan pimpinan
Teladan pimpinan sangat berperan dalam menentukan
kesiplinan karyawan karena pimpinan dijadikan teladan dan panutan
oleh bawahannya.
3) Balas jasa
Balas jasa (gaji dan kesejahteraan) ikut mempengaruhi
kedisiplinan karyawan karena balas jasa akan memberikan
kepuasaan dan kecintaan karyawan terhadap perusahaan atau
pekerjaannya.
4) Keadilan
Keadilan ikut mendorong terwujudnya kedisiplinan karyawan,
karena ego dan sifat manusia yang selalu merasa dirinya penting dan
minta diperlakukan sama dengan manusia lainnya.
5) Waskat (pengawasan melekat)
Tindakan nyata paling efektif dalam mewujudkan kedisiplinan
karyawan perusahaan.
6) Sanksi hukuman
Sanksi dan hukuman berperan penting dalam memelihara
kedisiplinan karyawan.
7) Ketegasan
Ketegasan pimpinan harus berani dan tegas, bertindak untuk
menghukum setiap karyawan yang indisipliner sesuai dengan sanksi
hukuman yang telah ditetapkan.
8) Hubungan kemanusiaan
Hubungan kemanusiaan pimpinan harus berusaha menciptakan
suasana hubungan kemanusiaan yang serasi serta mengikat, vertikal
maupun horizontal di antara semua karyawannya.Hal ini akan
memotivasi kedisiplinan yang baik pada perusahaan
