Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli


Motivasi terbentuk dari sikap (attitute) karyawan dalam menghadapi
situasi kerja di perusahaan (situation). Motivasi merupakan kondisi atau energi
yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai
tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan positif
terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai
kinerja maksimal. (Hadipoernomo.1982)
Motivasi dapat dipandang sebagai perubahan energi dalam diri
seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dengan
tanggapan terhadap adanya tujuan. seperti yang dikemukakan oleh
Mangkunegara (2009:61) motivasi merupakan kondisi atau energi yang
menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan
perusahaan.
Luthans (2006) menjelaskan motivasi adalah proses sebagai langkah awal
seseorang melakukan tindakan akibat kekurangan secara fisik dan psikis atau
dengan kata lain adalah suatu dorongan yang ditunjukan untuk memenuhi tujuan
tertentu. Apabila nilai ini tidak terjadi, maka akan terwakili individu-individu yang
mengeluarkan tingkat biaya tinggi, yang sebenarnya berlawanan dengan
kepentingan organisasi. Rendahnya kinerja karyawan dan motivasi karyawan
yang dihadapi sebenarnya merupakan permasalahan klasik namun selalu update
untuk didiskusikan. Menurut Arep ( 2003: 108 ), pelatihan merupakan salah satu
usaha untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama dalam hal
pengetahuan, kemampuan, keahlian, dan sikap.
Motivasi merupakan fungsi inti dalam manajemen, motivasi dalam
manajemen mempersoalkan bagaimana cara mengarahkan daya dan potensi
bawahan agar mau bekerja sama secara produktif berhasil mencapai dan
mewujudkan tujuan yang telah ditentukan. Pentingnya motivasi karena
menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, supaya mau
bekerja giat dan antusias mencapai hasil kerja yang optimal.
Motivasi kerja adalah keadaan kejiwaan dan sikap mental manusia yang
memberi tenaga, mengarahkan, menyalurkan, mempertahankan, melanjutkan
tindakan dan perilaku karyawan atau tenaga kerja. Motivasi dapat diartikan
sebagai bagian integral dari hubungan industrial dalam rangka proses
pembinaan, pengembangan, dan pengarahan sumber daya manusia dalam
suatu perusahaan. Di dalam lingkungan perusahaan sangat dibutuhkan motivasi
kerja. Pada hakekatnya motivasi karyawan dan pengusaha berbeda karena ada
perbedaan kepentingan, maka perlu diciptakan motivasi yang searah untuk
mencapai tujuan bersama dalam rangka kelangsungan usaha dan ketenangan
kerja sehingga apa yang menjadi kehendak dan dicita–citakan kedua belah pihak
dapat diwujudkan (Handoko, 1994).
Mas’ud (2004:39) mendefinisikan motivasi sebagai pendorong
(penggerak) yang ada dalam diri seseorang untuk bertindak. Untuk dapat
melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik membutuhkan motivasi dari
setiap karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi yang tinggi akan dapat
melaksanakan pekerjaan dengan lebih baik, dibandingkan dengan karyawan
yang tidak memiliki motivasi. Setiap orang mempunyai sesuatu yang dapat
memicu (menggerakkan) baik itu berupa kebutuhan material, emosional, spiritual,
maupun nilai-nilai atau keyakinan tertentu.
Konsep motivasi dari berbagai literatur seringkali ditekankan pada
rangsangan yang muncul dari seseorang baik dari dalam dirinya (motivasi
intrinsik), maupun dari luar dirinya (motivasi ekstrinsik). Faktor intrinsik adalah
faktor – faktor dari dalam yang berhubungan dengan kepuasan, antara lain
keberhasilan mencapai sesuatu dalam karir, pengakuan yang diperoleh dari
institusi, sifat pekerjaan yang dilakukan, kemajuan dalam berkarir, serta
pertumbuhan profesional dan intelektual yang dialami oleh seseorang. Menurut
Amabile et al (1994: 950), elemen-elemen dari motivasi intrinsik antara lain: (1)
Self-determination, (2) Task involvement, (3) Competence, (4) Curiosity, (5)
Interest. Sedangkan menurut Kinman et al, (2001), elemen – elemen dari
motivasi intrinsik antara lain:

  1. Ketertarikan pada pekerjaan
  2. Keinginan untuk berkembang
  3. Senang pada pekerjaannya
  4. Menikmati pekerjaannya