Apa itu metodologi penelitian? Ternyata memiliki kegunaan yang luar biasa dalam dunia penelitian. Jika selama ini metodologi penelitian hanya untuk kepentingan akademis. Ternyata solusi atau hasil penelitian secara akademis, dapat memberikan solusi dan perubahan banyak ranah. Tidak hanya di ranah pendidikan, tetapi juga di ranah sosial, kedokteran. Salah satunya untuk kepentingan berikut kita simak.
1. Penelitian Murni : Mengembangkan Teori
Jadi kegunaan penelitiaan murni sebagai penelitian dasar yang sering digunakan untuk mengembangkan teori yang sudah ada menjadi lebih komprehensif dan lebih lengkap. Penelitian murni ini berbeda dengan penelitian terapan.
2. Penelitian terapan : Memecahkan Masalah pada Kehidupan Praktis
Jadi penelitian terapan adalah metodologi penelitian yang mendasarakan pada tingkat kegunannya. Penelitian ini lebih fokus pada memecahkan masalah pada kehidupan praktis.
Memecahkan masalah berdasarkan kejadian secara real di lingkungan sosial. Dengan kata lain, metode penelitian satu ini lebih tepat sasaran bagi masyarakat sekitar, karena tidak berpedoman pada teori (dimana untuk beberapa kasus, secara teoritis justru membatasi pengambilan solusi).
3. Penelitian aksi : Membuat Tindakan Khusus Sesuai Dengan Teori
Barangkali kamu jarang mendengar metodologi penelitian yang satu ini. Jadi penelitian aksi ini adalah penelitian yang ditujukan untuk membuat tindakan khusus sesuai dengan teori. Jadi telaah teoritis inilah yang dijadikan acuan atau pencarian solusi atas permasalahan yang ada.
Jadi memang metodologi tidak hanya sebagai pemecah masalah yang sifatnya studi kasus dan akademis. Tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memecahkan permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Misalnya, bisa mengentaskan angka kemiskinan, memberikan solusi atas permasalahan kasus yang menghambat produktivitas warga, bisa menemukan obat dibidang kedokteran dan masih banyak kegunaan metodologi penelitian.
