Bentuk efisiensi pasar dapat ditinjau tidak hanya dari ketersediaan
informasi, tetapi juga dilihat dari kecanggihan pelaku pasar dalam pengambilan
keputusan berdasarkan analisis dari informasi yang tersedia. Secara formal
pasar modal yang efisien dapat didefinisikan sebagai pasar yang harga
sekuritasnya telah mencerminkan semua informasi yang relevan (Martalena,
2011:41). Informasi-informasi yang relevan tersebut dapat diklasifikasikan
menjadi tiga tipe, yaitu informasi dalam bentuk perubahan harga diwaktu lalu,
informasi yang tersedia untuk publik (public information), dan informasi yang
tersedia baik untuk publik maupun tidak (public and private information).
Ada tiga bentuk atau tingkatan untuk menyatakan efisiensi pasar modal
yaitu (Martalena dan Maya Melinda, 2011 : 42):
- Bentuk efisiensi yang lemah (weak form efficiency) suatu keadaan
dimana harga-harga mencerminkan semua informasi yang ada pada
catatan harga di waktu yang lalu. - Bentuk efisiensi yang setengah kuat (semi strong efficiency) Suatu
keadaan dimana harga-harga bukan hanya mencerminkan harga-harga
diwaktu lalu, tetapi juga semua informasi yang dipublikasikan. Informasi
tersebut antara lain:
a. Pengumuman laba dan deviden
b. Perkiraan laba perusahaan
c. Perubahan akuntansi
d. Marger dan akuisisi
e. Stock split - Bentuk efisiensi kuat (strong form efficiency) Menurut bentuk ini,
keadaan dimana harga tidak hanya mencerminkan semua informasi yang
di publikasikan, tetapi juga informasi yang bisa diperoleh dari analisis
fundamental tentang perusahaan dan perekonomian
