Kegiatan pemasaran merupakan hal terpenting bagi perusahaan untuk membantu
organisasi mencapai tujuan utamanya yaitu mendapatkan laba atau keuntungan dan
keberlangsungan perusahaan itu sendiri. Pemasaran sangat penting untuk memperkenalkan
produk barang atau jasa kepada masyarakat luas agar produk atau jasa yang dibuat dapat
diterima dengan baik oleh masyarakat dan akan meningkatkan penjualan produk atau jasa itu
sendiri.
Menurut Kotler dan Keller (2016:27), manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu
untuk memilih pasar sasaran dan meraih, mempertahankan, serta menumbuhkan pelanggan
dengan menciptakan, menghantarkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya
kegiatan menjual barang dan jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan
kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa
perusahaan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran produk yang bernilai. Hal ini sangat
penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen. Sehingga
perusahaan mampu mengembangkan, menentukan harga, mempromosikan, dan
mendistribusikan produk dengan lebih baik. Dengan mempelajari perilaku konsumen, manajer
akan mengetahui kesempatan, mengidentifikasi, serta menentukan segmentasi pasar secara
tepat dan akurat
