Struktur Organisasi


Struktur organisasi merupakan rangka yang terdiri dari suatu organisasi
beseta staf dengan tugas dan kewajiban serta hubungan satu sama lain dimana
masing-masing mempunyai peranan tertentu dalam suatu lingkungan yang
utuh. Keberadaan struktur dalam suatu organisasi sangat berpengaruh terhadap
sinergisitas unsur-unsur yang terkait dalam kegiatan pada organisasi tersebut.
Untuk menggerakkan roda organisasi itu diperlukan peranan seorang
pimpinan guna membangun dan memelihara sistem komunikasi yang efektif,
sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Suatu kesepakatan atau persetujuan
tidak akan tercapai tanpa adanya komunikasi. Pentingya komunikasi juga
dikemukakan oleh Weick dalam Pace dan Faules (2000) yang memandang
struktur sebagai aktivitas komunikasi. Struktur organisasi ditentukan oleh
perilaku yang saling bertujuan. Rumusan Weick menyatakan bahwa sruktur
ditandai oleh perilaku pengorganisasian. Komunikasi tidak mencerminkan
proses-proses penting, komunikasilah yang merupakan proses penting. Proses
akan menghasilkan struktur. Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa kinerja
organisasi akan sangat tergantung pada efektifitas komunikasi.
Robbins (2003), mengatakan bahwa struktur menetapkan cara tugas
pekerjaan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara formal dan pola
interaksi yang diterima. Lebih lanjut beliau mengatakan, enam unsur kunci
dalam merancang struktur organisasi:

  1. Spesialisasi pekerjaan, pada tingkat apa tugas dibagikan
    dalam pemisahan pekerjaan;
  2. Depertementalisasi, dimana pengelompokan pekerjaan
    dilakukan atas dasar tugas yang sama/mirip sehingga
    pekerjaan tersebut dapat dikoordinasikan. Pengelompokan
    dapat dibuat berdasarkan fungsi, tipe produk atau dasar
    geografis//teritori;
  3. Rantai komando. Untuk siapa laporan yang dibuat individu
    dan kelompok;
  4. Rentang kendali, berapa banyak individu yang dapat diatur
    secara efisien & efektif;
  5. Sentralisasi & desentralisasi, dimana letak wewenang
    pengambil keputusan;
  6. Formalisasi, pada tingkat apa suatu aturan dan kemudahan
    akan mengatur pekerjaan dari manager.