Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima
pengalaman belajarnya. Hasil belajar mempunyai peranan penting dalam proses
pembelajaran. Proses penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi
kepada guru tentang kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan
belajarnya melalui kegiatan belajar.
Asep Jihad (2013:14) mengatakan bahwa “Hasil belajar adalah pencapaian
bentuk perubahan perilaku yang cenderung menetap dari ranah kognitif, afektif,
dan psikomotoris dari proses belajar yang dilakukan dalam waktu tertentu”.
Abdulrahman dalam Asep Jihad (2013:14) mengatakan “Hasil belajar
adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Belajar
itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk
memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relative menetap”. Menurut
A.J.Romizowski dalam Asep Jihad dan Abdul Haris (2013:14). Hasil belajar
merupakan keluaran (outputs) dari suatu system pemrosesan masukan (input).
Masukan dari sistem tersebut berupa bermacam-macam informasi sedangkan
keluarannya adalah perbuatan atau kinerja (performance).
Gagne dalam Suprijono (2010:6) berpendapat bahwa “Hasil belajar
mencakup kemampan kognitif,afektif dan psikomotorik”. Menurut Purwanto
(2011:46). “Hasil belajar adalah perubahan perilaku manusia kibat belajar.
Perubahan perilaku disebabkan karena dia mencapai penguasaan atas sejumlah
bahan yang diberikan dalam proses belajarmengajar”.
Juliah dalam Asep Jihad (2013 :15) berpendapat bahwa : ”Hasil belajar
adalah segala sesuatu yang menjadi milik siswa sebagai akibat dari kegatan
belajar yang dilakukannya
Berdasarkan pendapat-pendapat para ahli diatas maka maka dapat
dinyatakan pengertian hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh peserta didik
setelah mengalami proses pembelajaran dalam bentuk nilai atau angka-angka yang
dicapai atau suatu hasil nyata yang dicapai oleh siswa dalam usaha menguasai
kecakapan jasmani dan rohani disekolah yang diwujudkan dalam bentuk raport
pada setiap semester
