Pengertian Manajemen Pemasaran


Sebuah perusahaan akan sukses apabila didalamnya terdapat kegiatan
manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran pun menjadi pedoman dalam
menjalankan kelangsungan hidup perusahaan dan menjadi peran yang tidak dapat
dipisahkan sejak dimulainya proses produksi hingga pada tahap barang sampai pada
konsumen. Tugas dari manajemen pemasaran itu adalah melakukan perencanaan
mengenai bagaimana cara mencari peluang pasar untuk melakukan pertukaran
barang dan jasa konsumen. Kemudian, manajemen pemasaran
mengimplementasikan rencana tersebut untuk menciptakan dan mempertahankan
pertukaran yang menguntungkan dengan konsumen demi tercapainya tujuan
perusahaan.
Menurut Danang Sunyoto (2016:191) mendefinisikan bahwa manajemen
pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan
konsumen yang harus dipuaskan oleh kegiatan manusia lain yang menghasilkan alat
pemuas kebutuhan, yang berupa barang maupun jasa. Lain halnya menurut Kotler
dan Keller (2016:27) yang mengatakan bahwa “marketing management as the art
and science of choosing target markets and getting, keeping, and growing
customers through creating, delivering, and communicating superior customer
value.” Sama halnya menurut Ben M. Enisdi dikutip Buchari Alma (2016:130)
mengemukakan bahwa manajemen pemasaran adalah proses untuk meningkatkan
efektivitas dan efesiensi dari kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh individu atau
oleh perusahaan. Berbeda halnya menurut Boyd, Walker, dan Larreche (2017:52)
“Marketing management is a process of analysis, planning, implementation,
coordination and control of marketing programs that include product policies,
prices, promotions, and distribution of products, services, and ideas that can be
offered to create and increase the exchange of benefits with the target market in an
effort to achieve organization goals.”