Hubungan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
kepuasan kerja merupakan perasaan positif yang dimiliki karyawan yang
mencintai pekerjaanya. Perasaaan ini dapat dilihat dari kedisiplinan, moral kerjadan
prestasi. Kepuasan kerja dapat dinikmati dalam perkerjaan, luar pekerjaanya atau juga
kombinasi luar dan dalam pekerjaanya. Kinerja karyawan dapat dikatakan baik jika
adanya kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan sehingga dapat dikatakan kinerja
karyawan yang baik juga dipengaruhi oleh kepuasan kerja pada diri karyawan.
Kepuasan kerja adalah bagaimana sikap karyawan dalam menilai pekerjaannya
sendiri. Jika karyawan memiliki rasa puas akan pekerjaan yang tinggi,makai akan
memberikan energi positif terhadap pekerjaannya, dan jika ia merasa tidak puas, maka
akan memberikan respon yang negatif terhadap pekerjaan tersebut. Kepuasan kerja akan
berdampak pada pekerjaan menjadi mengurangnya tingkat absensi, memberikan
kontribusi yang positif, dan karyawan akan tetap bersama organisasi.
Pengaruhnya kepuasan kerja terhadap kinerja menjadi suatu hal yang penting
untuk keberhasilan suatu perusahaan, maka dari itu kepuasan kerja dibutuhkan untuk
mendongkrak kinerja karyawan. Kepuasan kerja dapat didapatkan melalui kenaikan
gaji, peluang promosi jabatan, penghargaan, hubungan kerja,dsb.
Hal ini didukung oleh penelitian (Wijaya, 2018) dan (Nurrohmat & Lestari,
2021) (Larasati & Suhermin, 2021) menyatakan rasa positif dari kepuasan kerja mampu
memberikan dampak positif bagi pekerjaan, sehingga karyawan dapat memberikan hasil
yang maksimal dalam pekerjaan mereka