Kinerja
Simamora (2004) mengatakan bahwa “Kinerja (performance) mengacu pada kadar
pencapaian tugas – tugas”. Dimana hal tersebut dapat membentuk sebuah pekerjaan
karyawan. Kinerja merefleksikan seberapa baik karyawan memenuhi persyaratan
sebuah pekerjaan. Kinerja SDM merupakan istilah yang berasal dari kata Job
Performance atau Actual Performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya
yang dicapai seseorang). Oleh karena itu disimpulkan bahwa kinerja SDM adalah
prestasi kerja atau hasil kerja (output) baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai
SDM per satuan periode waktu dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Mathis dan Jackson (2006) mendefinisikan “Kinerja (Performance) pada dasarnya
adalah apa yang dilakukan atau yang tidak dilakukan oleh karyawan”. Rivai (2005)
juga memberikan pengertian “Kinerja sebagai suatu fungsi dari motivasi dan
kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang sepatutnya
memiliki kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu”. Wahyu (2009) mengemukakan
bahwa “kinerja adalah perilaku yang nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai
prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam
perusahaan”.
