Menurut Chen et al (2023) terdapat beberapa indikator yang
mempengaruhi organizational citizenship behavior (OCB) adalah:
- Pemberian Saran
Indikator ini mengacu pada perilaku proaktif individu dalam memberikan
saran, ide, atau masukan kepada rekan kerja atau organisasi terkait dengan
pelestarian lingkungan. Perilaku ini mencerminkan inisiatif individu untuk
berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan lingkungan di
tempat kerja, meskipun tidak termasuk dalam tanggung jawab utama mereka.
Pemberian saran dianggap penting karena dapat memengaruhi perilaku
kolektif dalam organisasi menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Selain itu,
perilaku ini menunjukkan kapasitas individu dalam mengidentifikasi potensi
perbaikan untuk mendukung tujuan keberlanjutan organisasi. - Kontribusi pada Lingkungan
Indikator ini mencerminkan tingkat partisipasi individu dalam kegiatan
lingkungan yang diselenggarakan oleh atau untuk organisasi, baik secara
formal maupun informal. Kontribusi ini dapat berupa keterlibatan dalam acara,
proyek, atau inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan
di tempat kerja maupun masyarakat luas. Perilaku ini menunjukkan komitmen
individu terhadap tujuan keberlanjutan dan kesiapan untuk mendukung
kegiatan yang melibatkan tanggung jawab lingkungan secara langsung.
Partisipasi aktif dalam kegiatan ini juga dapat memperkuat citra organisasi
sebagai entitas yang peduli terhadap isu-isu lingkungan. - Perilaku yang Mengarah pada Ramah Lingkungan
Indikator ini mengukur perilaku individu yang secara langsung bertujuan
untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan melalui tindakan yang
konkret. Perilaku ini dapat berupa penghematan sumber daya, adopsi praktik
ramah lingkungan, atau pengambilan keputusan yang mempertimbangkan
keberlanjutan. Indikator ini menekankan pentingnya kontribusi individu
terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan melalui
tindakan sehari-hari yang konsisten. Dalam konteks organisasi, perilaku ini
menunjukkan bahwa individu tidak hanya menyadari pentingnya
keberlanjutan, tetapi juga menerapkannya dalam aktivitas kerja mereka untuk
memberikan dampak positif bagi organisasi. - Perilaku yang Mempertimbangkan Dampak Kelestarian Lingkungan
Indikator ini menggambarkan perilaku individu yang secara sadar
mempertimbangkan dampak lingkungan dari setiap tindakan atau keputusan
yang mereka ambil, baik secara langsung maupun tidak langsung. Perilaku ini
mencakup upaya individu untuk tetap terinformasi tentang inisiatif lingkungan
yang ada di organisasi serta mendorong rekan kerja untuk mempertimbangkan
keberlanjutan dalam aktivitas mereka. Kesadaran ini mencerminkan tanggung
jawab individu dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional
organisasi dan pelestarian lingkungan. Dengan mempertimbangkan dampak
jangka panjang terhadap kelestarian lingkungan, individu dapat membantu
organisasi mencapai keberlanjutan yang berkelanjutan (sustainable
sustainability)
