Metode riset sendiri ada beberapa jenis dan umumnya peneliti menggunakan metode riset tersebut dengan cara masing-maisng disesuaikan dengan masalah yang di ambil. Dengan demikian data dari lapangan juga mengikuti metode yang digunakan, sehingga tidak heran jika tidak semua orang menguasai banyak metode penelitian. Umumnya peneliti akan lebih memehami jenis metode yang memang dia kuasai, tetapi tidak bisa dipungkiri ada yang menguasai segala jenis metode tersebut.
-
Penelitian historis
Penelitian ini biasanya digunakan dengan melakukan penyelidikan, pemahaman, dan penjelasan terhadap suatu keadaan di masa lalu. Contoh permasalahan tentang: perkembangan ekonomi Islam di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir.
-
Penelitian korelasional
Penelitian ini biasanya identik dengan membandingkan antara satu variable dengan variabel yang lainnya dalam penelitian tersebut. Contoh permasalahannya tentang: bagaimanakan hubungan antara relegiusitas dengan sikap terhadap bunga bank.
-
Penelitian kausal kontributif
Penelitian ini biasanya digunakan sebagai petunjuk arah antara hubungan variabel bebas dengan variabel terikat, juga seberapa besar kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Contoh permasalahannya tentang: pengaruh dari pendapatan, pendidikan, pandangan terhadap bunga bank, pemaham produk terhadap minat menabung di bank, dan lain sebagainya.
-
Penelitian eksperimental
Penelitian ini bias anya digunakan untuk menguji satu variabel terhadap dampak munculnya variabel yang lain. Contoh permasalahannya tentang: penerapan incentive compatible constraints terhadap masalah agency pada pembiayaan mudharabah.
-
Metode deskriptif
Metode riset ini mempunyai tujuan menjelaskan peristiwa tertentu yang sedang terjadi di masa sekarang dan pada masa lampau. Ada dua jenis metode riset dalam metode deskriptif ini, yaitu Longitudinal atau sepanjang aktu serta Cross Sectional atau dalam waktu tertentu. Contoh permasalahannya tentang: bagaimana tingkat kepuasaan nasabah terhadap pelayanan bank syariah?
