Tujuan pengendalian intern merupakan jawaban manajemen untuk
menangkal risiko yang diketahui, atau dengan perkataan lain, untuk mencapai
suatu tujuan pengendalian (control objective).
Menurut Theodorus M. Tuanakotta (2014:127) tujuan pengendalian intern
secara garis besarnya dapat dibagi dalam empat kelompok, sebagai berikut:
- Strategis, sasaran-sasaran utama (high-level goals) yang mendukung misi
entitas. - Pelaporan keuangan (pengendalian internal atas pelaporan keuangan).
- Operasi (pengendalian operasional atau operational controls).
- Kepatuhan terhadap hukum dan ketentuan perundang-undangan.
Sedangkan, tujuan manajemen dalam merancang pengendalian intern yang
efektif menurut Mulyadi (2014:163), adalah sebagai berikut:
a. Manjaga kekayaan organisasi
Pengendalian intern yang baik akan mampu mengurangi kemungkinan
penyalahgunaan, pencurian dan kecurangan-kecurangan lain yang dapat
timbul terhadap aktivitas perusahaan.
b. Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi
Manajemen mempunyai kepentingan terhadap informasi keuangan yang
teliti dan dapat diandalkan. Informasi akuntansi digunakan oleh
manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan, karena data akuntansi
mencerminkan perubahan kekayaan perusahaan, maka ketelitian dan
keandalan data akuntansi merefleksikan pertanggungjawaban penggunaan
kekayaan perusahaan.
c. Mendorong efisiensi
Pengendalian dalam sebuah organisasi adalah alat untuk mencegah
kegiatan pemborosan yang tidak perlu dalam segala aspek usaha untuk
mengurangi penggunaan sumber data yang tidak efisiensi.
d. Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen
Untuk mencapai tujuan perusahaan, manajemen menetapkan kebijakankebijakan dan prosedur-prosedur. Stuktur pengendalian intern dirancang
untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa kebijakan serta
prosedur yang ditetapkan perusahaan akan dipatuhi oleh seluruh
karyawan.
Berdasarkan dari tujuan pengendalian intern tersebut diharapkan bahwa
pengendalian intern dapat memberikan keyakinan mengenai pelaporan keuangan
baik segala pihak yang menggunakannya, selain itu juga pengendalian intern
diharapkan dapat meyakinkan dan menjamin atas terlaksananya kegiatan
perusahaan akan semakin kecil dan aktivitas perusahaan berjaalan dengan baik,
sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai, selain itu tujuan pengendalian intern
diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada seluruh pihak bahwa perusahaan
telah melakukan aktivitasnya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia
