Masalah Dalam Ketidakamanan Kerja (skripsi dan tesis)

Suhartono (2007:61) dalam Fajar (2015), beberapa hal yang menjadi
masalah dalam ketidakamanan kerja diantaranya sebagai berikut.
1. Kondisi pekerjaan
segala sesuatu yang ada di sekitar individu yang dimaksud, baik itu
berinteraksi langsung maupun tidak langsung dengan pekerja yang
bersangkutan. Hal ini meliputi:
a) Lingkungan kerja.
Masalah seringkali timbul karena pekerja merasa tidak nyaman dengan
lingkungannya, seperti bekerja di tempat yang tidak nyaman, panas,
sirkulasi udara kurang memadai, ruangan kerja sangat padat,
lingkungan kurang bersih, dan sebagainya.
b) Beban kerja
Kelebihan beban kerja akan mengakibatkan kita mudah lelah dan
berada dalam tegangan tinggi.
c) Pekerjaan beresiko tinggi
Pekerjaan-pekerjaan yang beresiko tinggi dan berbahaya bagi
keselamatan, seperti bekerja di perusahaan kayu lapis, pertambangan
minyak, listrik, dan sebagainya, dapat menimbulkan perasaan tidak
nyaman dan kekhawatiran yang berlebihan akan masalah kecelakaan
yang setiap saat dihadapi oleh karyawan.
2. Konflik Peran
Masalah lain yang timbul adalah ketidak jelasan peran dalam bekerja
sehingga tidak tahu apa yang diharapkan manajemen dari diri karyawan
tersebut. Masalah ini sering timbul pada karyawan yang bekerja di
perusahaan besar, yang kurang memiliki struktur yang jelas, tuntutan
kerja, tanggung jawab kerja, prosedur tugas dan kerja.
3. Pengembangan Karir
Ketidakjelasan jenjang karir, penilaian prestasi kerja, budaya nepotisme
dalam manajemen perusahaan atau karena tidak adanya kesempatan
pengembangan karir (untuk naik jabatan dan mendapatkan promosi),
seringkali menimbulkan suatu kecemasan terhadap keberlangsungan
pekerjaan, rasa bosan, dan dismotivasi sehingga karyawan tidak produktif
lagi.
4. Pusat pengendalian
Mencerminkan tingkat kepercayaan individu mengenai kemampuannya
untuk mempengaruhi kejadian-kejadian yang berhubungan dengan
kehidupan atau lingkungannya.