Motif Memiliki Kas (skripsi dan tesis)

Menurut Sutrisno (2009:68), ada 3 alasan (motif)
perusahaan atau unit ekonomi untuk menyimpan kas, motif
tersebut antara lain :
1. Motif Transaksi (Transaction Motive)
Motif transaksi berarti perusahaan memegang uang tunai untuk
keperluan realisasi dari berbagai transaksi bisnisnya, baik
transaksi yang rutin (reguler) maupun yang tidak rutin.
2. Motif spekulasi (Speculatif Motive)
Motif spekulasi adalah motivasi perusahaan memegang uang
dalam bentuk tunai karena adanya keinginan memperoleh
keuntungan yang besar dari suatu kesempatan investasi,
biasanya investasi yang bersifat likuid.
3. Motif berjaga-jaga (Precauntionary Motive)
Motif berjaga-jaga berarti perusahaan memegang uang tunai
yang dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya kebutuhankebutuhan yang bersifat mendadak. Pada perusahaan motif
berjaga-jaga ini bisa dilihat dari saldo kas minimum yang
ditetapkan.
Sedangkan menurut Manulang (2005), ada 3 alasan (motif)
perusahaan memiliki kas :
1. Motif transaksi ((Transaction Motive)
Perusahaan membutuhkan uang kas untuk membayar transaksi
harian. Perluasan luas usaha akan berpengaruh pada transaksi
finansial. Kondisi tersebut secara otomatis juga akan menuntut
kenaikan uang kas yang dibutuhkan, antara lain untuk
membayar bahan baku, upah, gaji, asuransi dan lain
sebagainya. Persediaan kas yang cukup akan membuat
perusahaan dapat membayar transaksi-transaksi di atas tepat
waktu.
2. Motif spekulasi (Speculatif Motive)
Pada motif ini, memegang uang dimaksudkan kan untuk
memperoleh keuntungan dari kenaikan harga, baik harga
barang ataupun harga (nilai) uang itu sendiri. Hal ini bisa
diilustrasikan dengan suatu perusahaan penyuplai yang ingin
menjual barang persediaannya dengan diskon yang besar.
Pembayaran kontan akan dianggap menguntungkan karena
dengan demikian perusahaan dapat melakukan penghematan
harga bahan produksi dan pada akhirnya akan menambah nilai
profit.
3. Motif berjaga-jaga (Precauntionary Motive)
Pengusaha selalu memperhitungkan faktor ketidakpastian dan
melakukan tindakan berjaga-jaga untuk menjamin likuiditas
perusahaannya apabila penerimaan kas tidak sesuai dengan
rencana sebelumnya. Untuk itu, pengusaha harus berusaha
memiliki kas yang dapat menangani masalah tersebut.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa perusahaan menyimpan uang kas dengan
alasan 3 motif yaitu motif transaksi, motif spekulasi, dan motif
berjaga-jaga.