Keuntungan Belajar Mandiri (skripsi dan tesis)

Menurut Jerrold E.Kamp (1994: 156) mengemukakan bahwa keuntungan dari belajar mandiri adalah sebagai berikut: 1) Peningkatan baik dari segi jenjang belajar maupun kadar ingatan. Jumlah peserta didik yang gagal dalam menunjukkan kinerja yang tidak memuaskan dapat dikurangi secara nyata. 2) Memberikan kesempatan baik kepada peserta didik yang lamban maupun yang cepat untuk menyelesaikan pelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing dalam kondisi belajar yang cocok. 3) Rasa percaya diri dan tanggung jawab pribadi yang dituntut dari peserta didik berlanjut sebagai kebiasaan dalam kegiatan pendidikan lain, tanggung jawab atas pekerjaan dan tingkah laku pribadi. 4) Menyebabkan lebih banyak perhatian yang tercurah kepada peserta didik perseorangan dan memberi kesempatan yang lebih luas untuk berlangsungnya interaksi antar peserta didik. 5) Kegiatan dan tanggung jawab pengajar yang terlibat dalam program belajar mandiri berubah karena waktu untuk penyajian menjadi berkurang dan ia mempunyai waktu lebih banyak untuk memantau peserta didik dalam pertemuan kelompok dan untuk konsultasi perseorangan. 6) Memang pendekatan utama ke arah belajar mandiri mungkin menjadikan tidak efisien dari segi biaya dalam jangka pendek, namun karena teknik dan beranekan sumber digunakan berulang-ulang dengan kelompok selanjutnya, biaya program dapat dikurangi secara nyata. 7) Peserta didik cenderung lebih menyukai metode belajar mandiri daripada metode tradisional karena sejumlah keunggulan yang dinyatakan di atas. Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa belajar mandiri memberikan keuntungan untuk diri sendiri, seperti peserta didik mempunyai rasa percaya diri tinggi, belajar lebih giat, dan mempunyai rasa tanggung jawab