Kualitas Audit (skripsi dan tesis)

De Angelo (1981) mendefinisikan kualitas audit sebagai probabilitas dimana seorang auditor menemukan dan melaporkan tentang adanya suatu pelanggaran dalam sistem akuntansi kliennya dan kemungkinan untuk menyampaikan atau melaporkan temuan tersebut kepada pihak manajemen. Kualitas audit dapat dilihat dari kemampuan auditor mendeteksi kesalahan material dan independensi auditor dalam melaporkan kesalahan material. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa KAP yang besar akan berusaha untuk menyajikan kualitas audit yang lebih besar dibandingkan dengan KAP yang kecil. Gerayli, Yanesari, & Ma’atoofi (2011), kualitas auditor merupakan salah satu faktor efektif untuk mengendalikan perilaku oportunis manajemen perusahaan. Auditor yang berkualitas harus memberikan informasi yang tepat, tidak hanya mengenakan fee yang lebih tinggi agar pilihan itu benar-benar mencerminkan informasi yang ada pada perusahaan (Kirana & Hasan, 2016). Ching, Teh, San, & Hoe, (2015), menegaskan bahwa auditor yang berkualitas tinggi cenderung lebih mudah untuk menemukan praktik akuntansi yang dipertanyakan oleh klien dan melaporkan penyimpangan material serta salah saji dibandingkan dengan auditor berkualitas rendah, sehingga audit yang berkualitas lebih tinggi lebih mampu menghambat manajemen laba dan meningkatkan kualitas laporan keuangan. Laporan keuangan audit dengan kualitas tinggi akan menarik para investor untuk menanamkan investasinya di perusahaan. Penelitian-penelitian empiris berkaitan dengan kualitas audit telah banyak dilakukan di luar negeri maupun Indonesia. Yaşar (2013) menyatakan big four dipercaya memberikan audit kualitas yang lebih tinggi daripada auditor non-big four, karena auditor big four memiliki 30 kemampuan lebih besar untuk membatasi praktik manajemen laba. Daftar KAP yang termasuk ke dalam kelompok KAP Big Four di Indonesia adalah sebagai berikut: 1) KAP Tanudiredja, Wibisana, dan Rekan yang berafiliasi dengan Price Waterhouse Coopers (PWC). 2) KAP Purwantono, Suherman, Surja yang berafiliasi dengan Ernst & Young (EY). 3) KAP Osman Bing Satrio dan Rekan yang berafiliasi dengan Deloitte. 4) KAP Siddharta dan Widjaja yang berafiliasi dengan KPMG