Tujuan Pengembangan Karir (skripsi dan tesis)

Menurut Ambasar Teguh Sulistiyani dan Rosidah (2011:176), tujuan
pengembagan karir adalah :
1. Membantu memecahkan persoalan operasional.
2. Mempersiapan pegawai untuk promosi.
3. Meningkatkan rangsangan agar pegawai mampu berprestasi secara
optimal.
4. Meningkatkan perkembangan pribadi pegawai.
2.1.3.3 Bentuk – Bentuk Pengembangan Karir
Bentuk-bentuk pengembangan karier yang dilaksanakan oleh setiap
perusahaan disesuaikan dengan jalur karier yang direncanakan, perkembangan,
kebutuhan dan fungsi perusahaan itu sendiri. Bentuk pengembangan karier
menurut Veithzal Rivai (20012 : 291-293), dapat dibagi menjadi empat, yaitu :
1. Pengembangan karier pribadi
Setiap karyawan harus menerima tanggung jawab atas perkembangan
karier atau kemajuan karier yang dialami.
2. Pengembangan karier yang didukung departemen SDM
Pengembangan karier seseorang tidak hanya tergantung pada usaha
karyawan tersebut, tetapi juga tergantung pada peranan dan bimbingan
manajer dan departemen SDM terutama dalam penyediaan informasi
tentang karier yang ada dan juga didalam perencanaan karier karyawan
tersebut. Departemen SDM membantu perkembangan karier karyawan
melalui program pelatihan dan pengembangan karyawan.
2. Peran pimpinan dalam pengembangan karier
Upaya-upaya depertemen SDM untuk meningkatkan dengan memberikan
dukungan perkembangan karier para karyawan harus didukung oleh
pimpinan tingkat atas dan pimpinan tingkat menengah. Tanpa adanya
dukungan mereka, maka perkembangan karier karyawan tidak akan
berlangsung baik.
3. Peran umpan balik terhadap pengembangan karier
Tanpa umpan balik yang menyangkut upaya-upaya pengembangan karier,
maka relatif sulit bagi karyawan bertahan pada tahun-tahun persiapan yang
terkadang dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan karier. Departemen
SDM bisa memberikan umpan balik melalui beberapa cara didalam usaha
pengembangan karier karyawan, diantaranya adalah memberikainformasi
kepada karyawan tentang keputusan penempatan karyawan