Tujuan Pengembangan Karir (skripsi dan tesis)

Menurut Rivai (2004: 89) pengembangan karir yang dirancang secara baik
akan membantu dalam menentukan kebutuhan karir mereka sendiri dan
menyesuaikan antara kebutuhan karyawan dengan tujuan perusahaan. Adapun
tujuan pengembangan karir menurut Andrew J Dubrin dalam Mangkunegara
(2009) adalah sebagai berikut :
1. Membantu dalam pencapaian tujuan induvidu dan perusahaan.
Pengembangan karir membantu pencapaian tujuan perusahaan dan tujuan
induvidu. Seorang pegawai yang sukses dengan prestasi kerja sangat baik
kemudian menduduki posisi jabatan yang lebih tinggi, hal ini berarti tujuan
perusahaan dan tujuan induvidu tercapai. Pengembangan Karir Organisasi,
Manajemen Karir (career Management), perencanaan Karir (career Planing).
2. Menunjukkan hubungan kesejahteraan pegawai.
Perusahaan merencanakan karir pegawai dengan meningkatan kesejahteraan
agar pegawai lebih tinggi loyalitasnya.
3. Membantu pegawai menyadari kemampuan potensi mereka
Pengembangan karir membantu menyadarkan pegawai akan kemampuannya
untuk menduduki suatu jabatan tertentu sesuai dengan potensi dan keahlian.
4. Memperkuat hubungan antara pegawai dan perusahaan
Pengembangan karir akan memperkuat hubungan dan sikap pegawai terhadap
perusahaannya.
Universitas Sumatera Utara
5. Membuktikan tanggung jawab sosial
Pengembangan karir suatu cara menciptkan iklim kerja yang positif dan
pegawai-pegawai menjadi lebih bermental sehat.
6. Membantu memperkuat pelaksanaan program-program perusahaan lainnya
agar tujuan perusahaan tercapai.
7. Mengurangi turnover dan biaya kepegawaian.
Pengembangan karir dapat menjadikan turnover rendah dan begitu pula biaya
kepegawaian menjadi lebih efektif.
8. Mengurangi keusangan profesi dan manajerial
Pengembangan karir dapat menghindarkan keusangan dan kebosanan profesi
dan manajerial.
9. Menggiatkan analisis dari keseluruhan pegawai
Pengembangan karir dimaksudkan mengintegrasikan perencanaan kerja dan
kepegawaian.
10. Menggiatkan suatu pemikiran (pandangan) jarak waktu yang panjang
Pengembangan karir berhubungan dengan jarak waktu yang panjang. Hal ini
karena penempatan suatu posisi jabatan memerlukan persyaratan dan
kualifikasi penempatan suatu posisi jabatan memerlukan persyaratan dan
kualifikasi yang sesuai dengan porsinya.
Menurut Ahmed, et al, (2010) didalam penelitiannya mengemukakan
bahwa pelatihan yang diberikan perusahaan memberikan kesempatan kepada
karyawan untuk ‘meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka untuk
membangun kinerja yang efektif , dimana pekerja terlatih lebih memuaskan dalam
Universitas Sumatera Utara
bekerja dibandingkan dengan karyawan yang tidak terlatih. Program pelatihan ini
secara positif meningkatkan kompetensi karyawan, yang baik untuk
pengembangan karir mereka dalam mencapai jenjang karir yang diinginkan.
Dengan mendapatkan program pelatihan ,karyawan bisa mendapatkan
kepercayaan diri dalam merencanakan evolusi karir, dan memiliki pikiran positif
untuk perusahaan mereka.