Ketidakpastian Lingkungan (skripsi dan tesis)

Organisasi yang sukses akan selalu beradaptasi dengan perubahan-perubahan lingkungannya dan secara proaktif merubah lingkungannya. Ketidakpastian lingkugan merupakan faktor kontijen yang sudah dikenali secara luas oleh peneliti dalam desain organisasi (Syam dan Lilis, 2006). Deasy Dan Muindro (2007) mendefinisikan ketidakpastian lingkungan sebagai rasa ketidakmampuan individu untuk memprediksi sesuatu secara akurat. Ketidakmampuan untuk mengetahui hasil yang diperoleh dari keputusan yang diambil dapat mengakibatkan kerugian akibat kesalahan dalam mengambil keputusan. Hal tersebut dapat mempengaruh keberhasilan dan kegagalan terhadap keputusan yang diambil.

Ditambahkan oleh Deasy Dan Muindro (2007) lingkungan ketidakpastian rendah, individu dapat memprediksi keadaan sehingga dapat menentukan langkah untuk membantu organisasi menyusun rencana yang akurat. Pada dasarnya ketidakpastian lingkungan merupakan kondisi eksternal yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan (Syam dan Lilis, 2006). Menurut Almatius (2005), dalam jangka panjang, lingkungan perusahaan selalu mengalami perubahan. Hanya organisasi yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang akan dapat tetap beroperasi dalam jangka panjang. Dalam lingkungan yang stabil proses perencanaan dan pngendalian akan menjadi lebih sulit dan banyak menghadapi masalah, karena kejadian-kejadian dimasa yang akan datang sulit diprediksikan. Ketidakpastian lingkungan telah diidentifikasi sebagai variabel kotekstual yang penting karena menyebabkan aktivitas perencanaan dan pengendalian menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, ketidakpastian lingkungan yang dihadapi seorang manajer akan mempengaruhi karakteristik informasi yang dibutuhkannya