Etiologi Diabetes Mellitus (skripsi dan tesis)

 

Diabetes melitus tipe I adalah penyakit autoimun yang ditentukan secara genetis dengan gejala-gejala yang pada akhirnya menuju proses bertahap perusakan imunologi sel-sel yang memproduksi insulin. Individu yang peka secara genetik memberikan respon terhadap kejadian-kejadian pemicu yang diduga berupa infeksi virus, dengan memproduksi autoantibodi terhadap sel-sel beta, yang akan mengakibatkan berkurangnya sekresi insulin yang dirangsang oleh glukosa. Manifestasi klinis diabetes melitus terjadi jika lebih dari 90% sel-sel beta menjadi rusak (Price and Wilson, 2006).

Diabetes melitus tipe II ditandai dengan kelainan sekresi insulin serta kerja insulin. Pada awalnya tampak terjadi resistensi dari sel-sel sasaran terhadap kerja insulin. Pada pasien-pasien dengan diabetes melitus tipe II terdapat kelainan dalam pengikatan insulin dengan reseptor. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berkurangnya jumlah tempat reseptor pada membran sel yang sel-selnya responsif terhadap insulin atau akibat ketidaknormalan insulin intrinsik. Akibatnya terjadi penggabungan abnormal antara kompleks reseptor insulin dengan sistem transport glukosa. Ketidaknormalan post reseptor dapat mengganggu kerja insulin (Price and Wilson, 2006).