Dimensi Promosi

Menurut Kotler dan Armstrong (2014), masing-masing dimensi
promosi memiliki karakteristik dan biaya yang unik. Pemasar harus
memahami karakteristik ini dalam menentukan dimensi mana yang akan
digunakan dalam kegiatan promosi yang dilakukan. Dimensi promosi terbagi
menjadi lima dimana pengukur promosi dapat dilakukan berdasarkan pada
aspek sebuah promosi yaitu:
1) Periklanan (advertising)
Iklan dapat menjangkau begitu banyak pembeli yang tersebar di
berbagai lokasi dengan biaya penayangan yang rendah. Iklan
memungkinkan penjual untuk mengulang pesan berkali kali. Iklan
berskala besar memaparkan suatu yang positif tentang ukuran,
popularitas, dan keberhasilan penjual. Karena sifat umum iklan,
konsumen cenderung memandang produk yang di iklankan lebih
terjamin.
2) Penjualan Pribadi (Personal Selling)
Penjualan pribadi adalah sarana yang paling efektif pada sejumlah
tahap tertentu dalam proses pembelian, terutama dalam membangun
preferensi, keyakinan, dan tindakan pembeli. Penjualan pribadi
melibatkan interaksi pribadi dua orang atau lebih, sehingga setiap orang
dapat saling mengetahui kebutuhan dan karakteristik orang lain, serta
membuat penilaian yang cepat. Penjualan pribadi juga memungkinkan
berbgai jenis hubungan dengan pelanggan, mulai dari masalah hubungan
penjualan sampai hubungan pribadi.
3) Promosi penjualan (Sales Promotion)
Promosi penjualan meliputi berbagai pilihan sarana yang luas, seperti
kupon, potongan harga, premi, dan sarana lainnya yang semuanya
memiliki banyak kualitas unik. Semua sarana ini mempunyai tujuan
untuk menarik perhatian konsumen dan menyediakan informasi yang
dapat menghasilkan pembelian serta meningkatkan penjualan yang lesu.
Pengaruh promosi lainnya biasanya berumur pendek dan tidak seefektif
iklan dan penjualan pribadi dalam membangun preferensi dan hubungan
dengan pelanggan
4) Hubungan Masyarakat (public relation)
Hubungan masyarakat sangat dipercaya karena bergam bentuknya,
seperti cerita, fitur, program, sponsor, dan acara tampak lebih nyata dan
terpercaya diabandingkan dengan iklan. Hubungan masyarakat dapat
menjangkau banyak calon pelanggan yang menghadiri acara-acara yang
diselenggarakan sebagai bentuk hubungan masyarakat.
5) Pemasaran langsung (Direct Marketing)
Pemasaran langsung yang bersifat non-publik, yaitu pesan yang
diarahkan kepada target tertentu saja. Pemasaran langsung bersifat segera
disesuaikan. Yaitu pesan dapat disiapkan dengan cepat dan dibentuk agar
sesuai dengan target yang akan dituju. Pemasaran langsung bersifat
interaktif, yang memungkinkan terjadi dialog antara tim pemasaran
dengan konsumen, dan pesan dapat diubah berdasarkan target yang akan
dituju