Faktor-faktor dalam membentuk Brand Identity (skripsi dan tesis)

Adanya faktor-faktor dalam membentuk identitas merek (brand identity) menurut Kotler dan Pfoertsch (2008) elemen brand adalah upaya visual yang bertindak untuk mengidentifikasi dan membedakan suatu produk atau jasa perusahaan. Elemen brand formal seperti nama, jenis logo, dan slogan bersatu untuk membentuk suatu identitas visual suatu brand atau perusahaan. Beberapa elemen brand identity adalah sebagai berikut: a. Nama Brand. Nama Brand adalah yang pertama dan ekspresi terbesar atau wajah dari suatu produk. Nama yang dpilih dengan baik oleh suatu perusahaan produk atau jasa dapat menjadi asset yang berharga, seperti halnya brand itu sendiri. Nama brand akan digunakan dalam segala bentuk komunikasi antara perusahaan dengan konsumen. b. Logo. Logo adalah bentuk dari tampilan grafis dari nama brand atau perusahaan. Manusia cenderung lebih mudah menerima citra dan symbol disbanding yang lainnya, seperi logo yang kuat dapat memberi kohesi dan membangun kesadaran akan identitas brand, serta memudahkan pengenalan dan ingatan kembali. Oleh karena itu kekuatan akan symbol tidak boleh dianggap remeh. c. Slogan (Tagline). Slogan brand adalah kalimat yang mudah diingat dan dikenal yang seringkali menyertai nama brand dalam program komunikasi pemasaran. Slogan mempunyai tujuan utama yang mendukung citra merek yang diproyeksikan oleh nama dan logo merek. Contohnya, Honda dengan “One Heart”. d. Kisah Merek Kehidupan dalam perusahaan menjadi lebih penting jika memiliki kisah. Kisah bahkan memenangkan tempat berpijak yang penting dalam perdebatan tentang cara sebuah brand akan dibentuk di masa yang akan datang. Brand menjadi benar-benar special jika memiliki kisah semacam legenda tentang bagaimana perusahaan dimulai