Klasifikasi Produk (skripsi dan tesis)

Menurut Kotler dan Keller (2007:06) produk dapat diklasifikasikan
menjadi beberapa kelompok, yaitu :
a) Berdasarkan daya tahan dan wujud
1. Barang tidak tahan lama adalah barang-barang berwujud yang
biasanya dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali penggunaan
seperti bird an sabun. Karena barang-barang ini dikonsumsi dengan
cepat dan sering dibeli, strategi yang tepat adalah menyediakannya
diberbagai lokasi, hanya menggunakan marijin yang kecil, dan
memasang iklan besar-besaran guna memancing orang mencobanya
dan membangun referensi.
2. Barang tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya tetap
bertahan walaupun sudah digunakan berkali-kali seperti lemari es,
peralatan dan pelayanan yang lebih pribadi, mempunyai margin yang
lebih tinggi, dan memerlukan lebih banyak garansi dari penjual.
3. Jasa atau service, adalah produk-produk yang tidak berwujud, tidak
terpisahkan, dan mudah habis. Akibatnya, produk ini biasanya
memerlukan pengendalian mutu, kredibilitas pemasok, dan
kepampuan penyesuaian yang lebih tinggi.
b) Berdasarkan barang konsumen
1. Barang sehari-hari atau barang mudah, adalah barang-barang yang
biasanya sering dibeli pelanggan dengan cepat dan dengan upayan
yang sangat sediki. Contohnya, meliputi produk-produk tembakau,
asbun dan Koran. Barang mudah dapat dibagi menjadi kebutuhan
pokok, adalah barang-barang yang dibeli dari konsumen secara
teratur, seperti pasta gigi, dan barang darurat, dibeli pada saat suatu
kebutuhan mendesak seperti paying pada saat musim hujan.
2. Barang toko adalah barang-barang yang biasanya dibandingkan
berdasarkan kesesuaian, kualitas harga, dan gaya dalam proses
pemilihan dan pembeliannya, seperti perabota, mobil bekas dan lainlain. Barang toko dapat dibagi menjadi barang toko homogeny,
memiliki kemiripan mutu. Tetapi cukup berbeda dari harga sehingga
dapat menjadi alasan perbandingan dalam berbelanja dan barang
hedrogen berbeda dari segi ciri-ciri produk dan layanan yang
mungkin dianggap lebih penting dari pada harganya.
3. Barang khusus, mempunyai ciri-ciri atau identifikasi merek yang unik
dan karena itulah cukup banyak pembeli bersedia melakukan upaya
pembelian yang khusus. Contohnya meliputi mobil, komponenkomponen stereod dan lain-lain. Penyalur tidak memerlukan yang
tidak mudah dijangkau namun mereka harus memberitahukan,
kepada calon pembeli mengenai lokasi mereka.
4. Barang yang tidak dicari adalah barang-barang yang tidak diketahui
konsumen atau biasanya mereka tidak berfikir untuk membelinya,
seperti detector asap. Barang-barang yang tidak dicari ini
memerlukan iklan dan dukungan penjualan pribadi.
c) Berdasarkan barang industri
1. Bahan baku dan suku cadang, adalah barang-barang yang seluruhnya
masuk ke produsen tersebut. Barang-barang ini dibagi menjadi dua
kelompok yaitu bahan mentah serta bahan baku dan suku cadang yang
diproduksi.
2. Barang modal adalah barang tahan lama yang memudahan
pengembangan atau pengolahan produk jadi. Barang modal meliputi
dua kelompok, yaitu instalansi (terdiri atas bangunan) dan peralatan
(generator, bor, komputer).
3. Perlengkapan dan layanan bisnis, adalah barang dan jasa berumur
pendek memudahkan pengembangan dan pengolahan produk jadi.
Perlengkapan adalah suatu yang akuivalen dengan barang mudah,
barang ini biasanya dibeli dengan upaya yang sangat sedikit dengan
melakukan pembelian ulang langsung. Layanan bisnis meliputi
layanan pemeliharaan dan perbaikan (pembersihan jendela, perbaikan
mesin foto kopi, layanan konsulasi bisnis, konsultasi manajemen,
iklan)