Indikator Celebrity Endorser (skripsi dan tesis)

Adapun beberapa pertimbangan oleh pengiklan atau biro iklan
dalam memilih selebriti pendukung, sebagai berikut :
1. Kredibilitas
Seorang selebriti dipilih menjadi juru bicara iklan
karena dianggap dapat dipercaya, jujur dan memiliki keahlian
dibidangnya. Shimp (2013), menambahkan bahwa kredibilitas
juru bicara dibentuk oleh dua sifat :
a. Keahlian (expertise)
Keahlian berkaitan dengan pengetahuan, ketrampilan dan
pengalaman sumber pesan.
b. Kepercayaan (trustworthiness)
Kepercayaan berhubungan dengan integritas, kejujuran
yang dimiliki seorang bintang iklan.
2. Kesesuaian Selebriti dengan Khalayak
Kecocokan atau kesesuaian selebriti dengan khalayak,
sangatlah penting, apalagi jika pemirsa yang dituju bersifat
heterogen. Maka dari itu, diperlukan juru bicara yang
memiliki kesamaan dengan konsumen, agar memberikan efek
sangat besar atas sikap konsumen (Shimp, 2013).
3. Kesesuaian Selebriti dengan Produk
Menurut Shimp (2013), kecocokan selebriti pendukung
dengan produk yang diiklankan harus sesuai, agar iklan
tersebut efektif. Karena penggunaan juru bicara yang menarik
tidak akan bermanfaat apabila tidak memiliki kesesuaian
dengan produk yang didukung. Sedangkan para pengiklan
menggunakan selebriti dengan harapan bahwa citra, nilai dan
perilaku bintang iklan sesuai dengan kesan merek yang
didukungnya.
4. Daya Tarik Selebriti
Daya tarik tidak hanya diperoleh dari ketampanan dan
kecantikan, akan tetapi bisa melalui intelektual, kepribadian,
gaya hidup, dan karakter. Menurut Shimp (2013), proses
identifikasi dapat terjadi apabila konsumen menemukan hal
yang menarik atau unik dari pendukung iklan. Kondisi
tersebut, dapat membuat penerima tertarik dan cenderung
menerima sikap, perilaku, perhatian, dan preferensi dari sang
pendukung iklan